Wednesday, July 27, 2016

Kearifan di Balik Sebiji Kopi



Meneruskan Tradisi Mantap Rasanya….
Setiap butir biji kopi ada kisah yang tersembunyi tentang kearifan lokal.


 Kopi tidak memandang gender. Pria dan wanita pasti banyak yang suka ngopi. Lihat saja, coffe shop selalu ramai pengunjung sekedar untuk ngopi. Mereka rela merogoh kocek dalam untuk mendapat secangkir kopi hangat. Yah, kopi memang istimewa. Coba perhatikan, di Surabaya, bertebaran gerai kopi, sayangnya banyak didominasi brand luar. Budaya ngopi, yang dulu identik dengan ‘warungan’ pinggir embong sudah bergeser jadi life style.


Apa yang diharapkan dari secangkir kopi? Tak sekedar gaya, namun kenikmatan secangkir kopi (tanpa sianida) memang luar biasa. Perlakuannya saja beda, bukan hanya karena varietas bibitnya berasal dari bibit yang unggul, kopi harus ditanam di ketinggian tertentu. Level ketinggian ini akan berpengaruh langsung dari kopi yang dihasilkan, baik dari ukuran, bentuk, dan pastinya terhadap rasa dan karakter kopi. 

Tanaman kopi juga membutuhkan perawatan dan pemupukan secara teratur, di Lampung, di Aceh, masyarakat di sana memperlakukan tanaman mereka dengan kearifkan lokal, sehingga tanaman kopi memiliki rasa nikmat dan khas. Usai panen, masih ada serangkaian proses pengolahan mulai pemetikan buah, penyortiran buah, pengupasan kulit, penjemuran biji, dan penggilingan biji kopi dan akhirnya buah kopi menjadi serbuk kopi yang siap diseduh

Tak heran jika para penikmat kopi, selalu harus punya waktu untuk menikmatinya, menyeruputnya sedikit demi sedikit, sembari menikmati semerbak aroma. Menghela nafas panjang, sambil sedikit memejam mata. Seakan untuk menebus proses pengolahan biji kopi yang panjang.

Jika kenikmatan itu yang dicari, tidak harus ditebus dengan harga mahal. Sebungkus kopi instan, dengan proses yang benar, akan menghadirkan kopi a la kafe. Begini caranya, pertama, perhatikan kualitas air, saran saya, gunakan air galon. Rebus hingga air benar-benar mendidih. Kedua, ambil satu sachet kopi susu, atau white coffee, kopi Gus Ipul, tuangkan ke cangkir. Kemudian, tuang air mendidih ke dalam cangkir, lalu aduk sebanyak 30 kali searah jarum jam. Dan… Kopi Gus Ipul siap dinikmati. 

            

 Sebagai warga Surabaya, rasanya bangga jika ada produk lokal muncul, karena pastinya akan mendukung perekonomian produsen lokal. Jadi, mari kita tunggu kiprah Gus Ipul, untuk Kopi di Indonesia ... Semoga kopi kebanggaan warga Surabaya ini, bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

9 comments:

  1. Beli kopinya dimana mbak? Apa cuman di Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada kok kayaknya di pasar mbak Reta

      Delete
  2. Jadi pengen cobain, kalo gak enak sampean tanggung jawab lo...

    ReplyDelete
  3. Anonymous7:41 PM

    Nice info gan...

    ReplyDelete
  4. info ini akan selalu bermanfaat, oleh karena itu teruslah berikan kepada kami informasi informasi yang sangat baik.

    ReplyDelete
  5. This information will always be helpful, therefore, continue to give us information very good information.

    ReplyDelete
  6. Այս տեղեկատվությունը միշտ է օգտակար լինել, հետեւաբար, շարունակում են մեզ տեղեկություններ շատ լավ տեղեկություններ.

    ReplyDelete

Lactogrow Happy Wonderland ; Taman Bermain Impian

Happy bangets, pas ada undangan …. “Ajak anaknya ya….”  Wah, sudah kebayang wajah Si Mala, yang pasti sumringah. Undangan ini da...