Skip to main content

Wong Lemu Mati Gaya

Suerrrr... saya jarang norak kalau ketemu sama Idola

Ceritanya memang sudah lama, ada undangan preskon tempatnya di SUTOS. Yang ngadain Flexi. Nah, yang membuat saya bela-belain datang, pertama karen
a tempatnya di De Boliva.. ihiii..makan ice cream dong! * njoget- joget.


Dan yang kedua ada SID … itu loh Superman Is Dead

Saya tergolong fans berat (dalam arti berat di badan), meskipun cuma tahu beberapa lagu mereka, itu pun numpang denger dari komputernya Anton, tapi saya suka. Bahkan ketika dikompori Anton, untuk milih mereka sebagai Band Indi terbaik lewat polling ICEMA, saya ikutan. Pokoknya kategori apa saja saya milihnya SID, Saking gelap mata, kategori dangdut saya milih SID juga * lebayyy…


Setiap ada kesempatan jumpa artis, saya hampir tidak pernah mau foto bareng. Hemm.. kecuali foto sama Surya Saputra, itu pun karena dia mengiba-iba minta foto sama saya * bo’ong ding. Hihihi…


Kadang temen wartawan juga kebangetan noraknya, foto-fotoan heboh ama artis juga. Saya nggak tuh… nggak ikutan. Saya lebih milih mlipir ngabisin makanan yang ada. * ya iyalah keboooooo…

Nah, pas ketemu SID, saya antusias sekali. Bolak-balik motoin pake kamera Hp. Sampai Anton, godhek-godhek menahan malu, lah saya belain naik ke meja, sementara Anton megangin, supaya mejanya nggak jumpalik.

“Mbak Mendol…eling umur! Eh, eling bobotmu, ini meja bisa juklek!” teriaknya histeris.


Atraksi maut itu akhirnya saya hentikan, karena banyak orang kesurupan melihat tingkah saya.*sambil ngunyah beling


Giliran sesi tanya jawab, saya bersemangat angkat tangan tinggi-tinggi. Dan langsung dijawab. MC-pun mempersilahkan para jurnalis lain, untuk mengajukan pertanyaan. Eh, nggak ada yang nanya. Saya beraksi lagi, nanya lagi. Dan aksi ini berulang …hehehe!


Saya nanya sampai tiga kali, Hahahaha… sampai si Jerinx, drumernya nervous, gara-gara pertanyaan saya.


Mbak, punya korek api nggak? Pertanyaan sulit, harus pake merokok dulu!” katanya

Hahahaha..gila
, saya dimintain korek. Ada juga kompor gas di rumah!
Sebelum kelakuan saya makin norak, dan minta foto dengan anggota SID, Anton sudah nyeret saya ke luar ruangan.

“Emoh aku moto sampeyan sama SID!”

“Opo’o, Ton?”

“Isin, mosok Groupies kok lemu!” katanya sambil buru-buru lari

“APAAA… Awas koen. Tak dadikno, A.I.D, alias Anton Is Dead !”*ngejar sambil ngelempar Pacul.


Comments

  1. hahahaha...*penasaran sama pertanyaannya kok sampe minta korek barang ?*

    ReplyDelete
  2. Ho'oh apa to mbak pertanyaane ampe arep ngrokok sik sing jwb? wakakakkak..aku mbayangke mbak mendol munggah mejo ki ;)

    ReplyDelete
  3. bhuakakakakakakakkkaakkaa... pancen koplak kok!

    ReplyDelete
  4. buakakakakakak ngakak aku.
    btw duuuh headernya dari tadi ngegodain aku mulu nih, tante hahahahahah

    ReplyDelete
  5. Emang pertanyaannya apa sih mbak?

    Jadi penasaran, sampai korek di bawa-bawa :D

    ReplyDelete
  6. yg mana yg lemu? yg mana? :D

    mohon maaf lahir bathin :)

    ReplyDelete
  7. mbak mendollll, maaf lahir batin yhaaaaa

    ReplyDelete
  8. Selamat Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin, Jangan lupa jaga kolestrol dan berat badan kalo makan, komentar juga ya di blog saya www.indojobfair.com

    ReplyDelete
  9. haha ngga nyangka suka SID toh mbak :)

    ReplyDelete
  10. Many thanks for making the truthful effort to explain this. I feel very strong about it and would like to read more. If you can, as you find out more in depth knowledge, would you mind posting more posts similar to this one with more information.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rejekine Wong Lemu

Memory Gubeng Pojok

Kisah Cinta Sharukhan dan Spring Bed


Tempat makan lawas, dengan harga ramah di kantong ini salah satunya, Gubeng Pojok. Saya punya memori indah dengan depot satu ini. Ya masa-masa jaman pacaran sama my sharukhan, masa-masa habis nonton bioskop di Mitra, dah gitu kelaparan nyari makan. Ke sini tempatnya. Alasannya, murah bangets, masuklah buat my sharukhan yang pacarnya sekali makan bisa 2-3 piring…hihihi

Seporsinya dulu cuman Rp 8 ribu-an, ngga beratlah kalau saya nambah 2 kali, masih masuk akal. Hihihi..
Tidak ada yang berubah di gubeng pojok, kursi meja suasananya tetep. Yang berubah harganya. Sekarang sudah Rp 11.000,- tapi masih murah seh nurut saya. 


Dari dulu sampai sekarang my sharukhan seleranya tetep. Krengsengan, sama jeruk anget. Wis!. Kalau saya juga tetep, kare ayam, nasi goreng, rawon. Maksutnya habis makan rawon, nambah nasi goreng, kadang kare ayam. Ya maksutnya pancetnya nambah 2 sampai 3 piring getoooo.


Pilihan kita duduk di pojokan, sambil mengenang masa pacaran…cieee c…

Makan Enak, Nyantai di Hotel Berbintang dengan Pemandangan Indah Luar Biasa

Yuks, bro and sis.. tandai kalender kalian, buat bisa berlibur ke sini. Pesan online bayar mudah Pake Traveloka aja, pesan tiket pesawat, booking hotel, perjalanan, traveling. ... Ngga pake mumet, cukup satu ketukan, pembayaran beres….duh, senangnya.

 Bali yang indah seakan tak ada satukata yang bisa melukiskan keindahannya. Bali yang memesona membuat wisatawan selalu datang kembali untuk menikmati pesonanya. Bali yang menawan membuat siapapun akan datang dan membuktikan sendiri cantik dan mengagumkannya sebuah pulau kecil di timur Indonesia ini.
Salah satu keindahan alam yang menjadi magnet wisatawan adalah Pantai Nusa Dua yang berada di ujung selatan Pulau Dewata ini. Pantai ini dikenal dengan pantai terbersih dan cukup nyaman karena tidak secrowded Pantai Kuta. Juga tidak seeksklusif Pantai Seminyak yang memiliki berbagai macam resor dengan harga fantastis.
Di Pantai Nusa Dua ini kamu bisa memilih Grand Nikkosebagai penginapan di Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Dua Selatan, Benoa, …