Friday, March 09, 2007

Si Mungil Dim Sum

Bentuknya kecil, mungil, ragamnya bisa ratusan, rasanya dijamin bikin ketagihan.

Makanan khas China, terkesan fresh dan dihidangkan panas. Diantara hidangan Cantonise classic, dim sum tercatat salah satu yang paling populer. Makanan yang disajikan pada makan pagi dan makan siang merupakan masakan uap yang lezat atau gorengan yang renyah. Di Surabaya misalnya, Anda dapat merasakan nikmatnya dim sum tidak hanya di resto hotel berbintang, tapi sudah menjamur hingga pedagang kaki lima. Makanan ini ditawarkan mulai yang di –steam maupun digoreng, citarasa diantaranya gurih-asin, asam-manis dan disajikan dalam keranjang kecil ditambah saos tomat, saos sambal dan kecap asin menambah lezat masakan ini.

Jika datang ke restoran yang menyajikan dim sum, ada banyak macam pilihan menu, pasti membuat tambah bingung. Ada udang rebus, kue bola berisi daging babi, telur gulung goreng, roti bola berisi talas, paprika hijau isi. Masih ada lagi, siomay, hakaw, bakpao, udang tim, kaki ayam, Chi Jhon Feng (Lumpia basah isi daging sapi), dan lain-lain bisa dinikmati hangat mengepul sedangkan untuk yang gorengan tersedia, lumpia udang balut nori, bentoel goreng isi ayam, pastel isi daging babi dan kue tantak yang sekilas mirip pie namun atasnya diisi kuning telur.

Dim sum dari Canton sangat memperhatikan warna, bau, rasa dan bentuk. Bahannya dipilih yang paling berkualitas, jenisnya sangat banyak, begitu juga variasi rasanya sehingga cocok disajikan sepanjang musim. Cara penyajiannya biasanya sangat memperhatikan sisi artistiknya. Karena keunggulan ini, banyak hotel maupun resto akhirnya mulai mencantumkan dim sum sebagai menu pilihan.

Jika umumnya satu orang mampu menghabiskan hingga empat keranjang , yang berisi dua hingga empat jenis dim sum yang bentuknya mungil. Tapi si jagomakan masih nambah satu menu lagi yaitu, bubur ayam tabur kulit pangsit dan saos asam manis. Ah..mantap deh !

11 comments:

  1. masakan cina memang enak-enak, tapi saya agak sedikit was-was soal masakan yang satu ini..

    tentu saja adalah penggunaan unsur "babi" di dalam masakan..

    memang, menurut beberapa teman yang pernah makan, daging babi dan hasil olahannya (minyak babi, dsb) memberikan cita rasa tersendiri..

    nah, kalo ada dim sum yang 100% halal, saya mau tuh.. :D

    ReplyDelete
  2. Aku nggak seberapa suka kalau yg satu ini, tapi kalau makan dim sum pasti tetep habis walau nggak suka:), tapi istriku paling demen ama dim sum ini

    ReplyDelete
  3. nomere.... 08121725086 thx

    ReplyDelete
  4. sialan, salah blogwalking! udah lapar jadi tambah lapar lagi mbaca ginian ini :p

    ReplyDelete
  5. i love hakaw...yummy yummy... jd pengen dim sum...

    kayanya yg posting harus bertanggung jawab nih hehehe

    ReplyDelete
  6. Aku kurang begitu suka makanan yg satu ini.... agak2 gimana gitu, aneh.... :D

    ReplyDelete
  7. Aduhh.... YUMMMM........ ARGHHHH TIDAKKKK....... kepingin dah.... *liur menetes*

    Lain kali kalo visit blogmu harus sesudah makan ya? Huahuahuah... parahhhhh.... jadi lapar saya....huaaa...

    ReplyDelete
  8. mas zam, aku isi comment ditolak terus napa ya ?

    ReplyDelete
  9. Anonymous5:12 AM

    @ all...
    qta sedia kog aneka dim sum yang 100% halalan thayiban...
    boleh lah dicoba.... cp 77216866

    ReplyDelete
  10. Anonymous11:03 PM

    GoG dimsum : GoG menyajikan dimsum yang 100% halal di area parkir Resto Park Cafe Jl. Manyar Kertoarjo (sebelah pompa bensin). buka setiap Sabtu-Minggu pagi pk. 06.00-10.00. Harganya juga murah. Ada bubur ayamnya juga.

    ReplyDelete
  11. Anonymous4:22 PM

    itu GoG cuma buka sabtu minggu aja? kok cuma jam 6 sampe jam 10?

    ReplyDelete

Liburan ke Bali? Yuk, Kunjungi 7 Tempat Wisata Kuliner Terindah Ini

Bicara kuliner, masakan khas Bali menjadi salah satu yang paling digemari. Apalagi jika tempatnya diselimuti keindahan alam, tentu meng...