Wednesday, December 28, 2016

Pecel Pitik Gandrung Banyuwangi



Kanjeng Manda Lagi Nyimak Sajen

Sebenarnya sudah beberapa kali sih ke Banyuwangi, dan ngga pernah cucok sama kulinernya. Contohnya, Rujak Soto, duh bingung dah rasane. Apalagi Pecel Rawon, huuu..ngga matching blass. 

Tapi, beberapa lalu ke Banyuwangi, duh saya serasa nemu harta karun, karena bisa menikmati kuliner khas Banyuwangi yang ora umum, otentik dan enak. 
Bupati Azwar Anas dan Errol Jonathans (bos saya)
Critanya, kantor saya dapat undangan dari orang nomor satu Banyuwangi, yaitu Bapak Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi. Allhamdulilah saya katut, hahaha… soalnya khan ngga semua bisa berangkat, jadi kayaknya di ayak, dan ayakannya bolong..loh saya segede gaban isok lolos.



Pertama  ke Pantai Boom. Bayangan saya, bayangan saya loh yah. Pantai Boom itu ada water boomnya, eh water parknya.. eh ternyata ngga ada. Ya Cuma pantai gitu aja, ploong melompong, harap maklum ternyata sedang tahap pembanguan oleh Pelindo III.


Rasa kecewa saya agak terobati begitu disuguhi prasmanan oleh pihak Pelindo. Saya langsung jatuh cintaa..begitu menikmati PECEL PITIK, duh Nikmat bangets. Bentar saya jelasin dulu definisi Pecel Pitik,  bukan kayak penyetan or sambelan, yang kalau kita liat di warung-warung namanya pecel, tibakno  dipenyet sambel. Gletek. Bukaan !!  Atau, kayak bumbu pecel yang dikasih air. Bukaan juga loh. Pecel Pitik ini malah mirip urap-urap. Iya suerrrr, nggak bolooong…eh bohong! Jadi parutan kelapa muda, soalnya pas dimakan masih nyes nyes berair, dan manis. Lek klopo tuek lak sepooo…Dan ayamnya, ayam kampung dibakar dulu. Sederhana bangets sih, sumpah wenak . 
 
Nah,..pas ke desa Kemiren,  sekantor dihibur nari Gandrung. Huah..saya ikutan joget, soale ketiban sampur. Habis joget..kemringet, disuguhi…dan lagi-lagi Pecel pitik . Dan ini yang otentik lagi, digulung daun pisang. Lengkap ada lalapan dan rebusan kangkung, bendoyo, manisa, dan dipotong gede-gede. Kalau dimakan langsung isok keloloten wis.
 


Duh hari itu tak pernah kulupa wis, lah saya hampir kepancal bis, gara-gara keasikan ngebisin Pecel Pitik  sak tampah, sakjane isin ..tapi yo opo maneh..suasananya itu loh yang hangat, ramah bikin saya semangat ngabisin suguhan… *hualaaaasaaaane onok ae


NB : Terima kasih Pak Bupati Azwar Anas dan staff yang sangat ramah. Dan suguhannya yang menggoda. Pak Bupati, saya mau kalau diundang lagi...pleasee..pleaseee *ngarep diuncal pecel pitik.

Saturday, November 26, 2016

Rumpi Kuliner Dapur Manda



Kata adik saya, cocok wis, "seneng ngoceh, doyan makan. Jadi penyiar program kuliner!" 

 Ya.. saya jadi penyiar loh, tepatnya serba kebetulan, dan prosesnya wat..wet ..wooot. Persis ketika saya diminta ngurusin multi function hall, yang cuma dikasih waktu seminggu, dan harus bilang iya. 

Atau... ketika ada yang minta jadi dosen. Dan saat itu saya bilang OK. Karena passion saya, selain jadi jurnalis, adalah jadi dosen. Dan... ngga lama, setelah saya ngobrol, seandainya di She Radio ada program kuliner, pasti menarik. Bladalaaah, sorenya saya sudah disuruh trial siaran, oleh Pak Errol Jonathans. Syaratnya cuma, "jadi diri kamu sendiri, Manda yang apa adanya, suka guyon, tapi kalau memang lucu. Jangan memaksa ketawa kalau itu tidak lucu!" 



Wah..wah, saya seneng dong. Apalagi ketika Pak Errol Jonathans, minta harus ada nama saya di program ini. Haduh..haduh saya jadi malu, soale saya iki sopo toh? Suara cempreng, ketawanya kayak buto ijo, bodynya kayak buntelan, wajah bengep kayak habis diuncali bakpao. Trus, dipercaya bawain program pakai nama saya,...duh..aduh *ngembang kayak ikan buntel.

Ya..ya.. akhirnya, siaran pertama, lancar sih, lah ngomongin soal menu sarapan praktis. Saya kasih yang beneran praktis, oseng-oseng wortel buncis, cap cay Jowo, sama fu yung hai. Bahannya sama,  wortel, buncis, telor, tinggal dimodel model aja...hahahaha *asline lek isuk-isuk lak muales lek ribet.


 Topik kedua, soal sambel, saya kasih tips praktis bikin sambel pencit...pertama siapkan, bahan sambalnya, cabe, bawang putih, garam... kemudian galah alias senggek! Nah...loh! Iya, anda pergi ke tetangga untuk nyenggek mangga..praktis bukan?" *diuncal watu..

Ya pokoe happy bangets, bisa dilihat tuh di IG : mandaroosa kalau saat jeda iklan, biasanya dibuat ngemil, atau joget-joget...apalagi kalau lagunya little mix...wowww..langsung mencolot mejooo siaran. *mejone langsung cuklek 

Setelah 4 kali on air, allhamdulilah, selalu ada yang support ngasih voucher, dan pastinya undangan makan buat kanjeng Manda...membludak. Sampai bikin tenda dan ngga mau pulang *ah kalau ini lebay.. hihiihi.

Yo wis, buat Surabaya sekitarnya, dengerin ya "Rumpi Kuliner Dapur Manda" tiap Jumat, pukul 4-5 sore hanya di SHE Radio, 99.6 FM. Yang di luar kota streaming giiih...

Salam 
Kanjeng Manda, Pengganda Lemak !

Monday, October 24, 2016

Makan Enak, Nyantai di Hotel Berbintang dengan Pemandangan Indah Luar Biasa



Yuks, bro and sis.. tandai kalender kalian, buat bisa berlibur ke sini. Pesan online bayar mudah Pake Traveloka aja, pesan tiket pesawat, booking hotel, perjalanan, traveling. ... Ngga pake mumet, cukup satu ketukan, pembayaran be
res….duh, senangnya.

 

 Bali yang indah seakan tak ada satu  kata yang bisa melukiskan keindahannya. Bali yang memesona membuat wisatawan selalu datang kembali untuk menikmati pesonanya. Bali yang menawan membuat siapapun akan datang dan membuktikan sendiri cantik dan mengagumkannya sebuah pulau kecil di timur Indonesia ini.

Salah satu keindahan alam yang menjadi magnet wisatawan adalah Pantai Nusa Dua yang berada di ujung selatan Pulau Dewata ini. Pantai ini dikenal dengan pantai terbersih dan cukup nyaman karena tidak secrowded Pantai Kuta. Juga tidak seeksklusif Pantai Seminyak yang memiliki berbagai macam resor dengan harga fantastis.

Di Pantai Nusa Dua ini kamu bisa memilih Grand Nikko sebagai penginapan di Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Dua Selatan, Benoa, Nusa Dua, Kabupaten Badung berada di antara hamparan sawah dan agak jauh dari kota sehingga memberikan ketenangan yang kamu butuhkan. Dengan berada di pantai privat dan suasana hangat nan romantis menjadikan hotel ini banyak dijadikan sebagai tempat berbulan madu.


 
Photoright: grandnikkobali.com

 Selain paket bulan madu yang sarat dengan pelayanan yang memberikan kenyamanan, hotel ini juga memberi kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati paket Day in Paradise. Acara ini dimaksudkan agar siapapun mempunyai kesempatan untuk merasakan sensasi santai yang berkualitas di hotel ini dengan biaya yang terjangkau. Paket ini bisa dinikmati oleh siapapun termasuk keluarga. 

Tersedia empat buah kolam renang yang saling terhubung dan sebuah seluncuran sepanjang 30 meter. Juga sebuah jacuzzi luar ruangan yang dapat digunakan oleh siapa saja. Selain fasilitas hotel, dengan membeli paket Day in Paradise, kamu juga akan mendapatkan akses gratis ke Jungle Camp selama 1 jam.

Dengan predikat sebagai pantai terbersih di Bali, Pantai Nusa Dua menjadi daya tarik utama bagi resor yang ada di kawasan ini termasuk Grand Nikko Bali. Pantai yang sepi, ombak yang tenang dan udara yang segar bebas polusi membuat istirahat kamu di pantai ini lebih berkesan. Sehingga resor-resor di Nusa Dua selalu padat dikunjungi wisatawan.

Sebenarnya, tidak ada nama Pantai Nusa Dua. Karena di bagian selatan pantai ini dikenal dengan nama Geger dan di bagian utara dinamakan Pantai Mengiat yang berada di kawasan Nusa Dua. Setiap resor yang ada di kawasan ini bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan pantai. Sehingga kamu akan melihat petugas hotel atau resor yang membersihkan pantai secara rutin.

Untuk berkunjung ke Pantai Mengiat, kamu tidak perlu menginap di salah satu hotel atau resor yang ada di sini. Terdapat akses jalan dengan lahan parkir yang cukup luas. Di tempat ini juga terdapat sebuah restoran lokal yang bernama Yasa Segara yang bisa kamu kunjungi setelah puas bermain air di pantai.

Photoright: log.viva.co.id

Di kafe ini juga terdapat tempat shower sehingga kamu bisa membilas tubuhmu setelah bermain di laut yang diapit oleh karang besar. Karang ini membuat area Pantai Mengiat relatif aman untuk berenang. Sedangkan untuk surfing, kamu harus menyewa perahu agar bisa lebih ke tengah demi mendapatkan ombak yang lebih besar.

Jika kamu susuri Pantai Mengiat, di bagian selatan kamu akan bertemu dengan Pantai Geger. Pantai ini lebih terkenal oleh wisatawan sebagai objek wisata di kawasan Nusa Dua. Pantai ini juga lebih diminati karena suasananya yang lebih tenang, bebas dari pedagang kakilima atau penjual jasa seperti yang banyak ditemui di Pantai Kuta.

Walau demikian pesona Pantai Geger tidak kalah dengan dua pantai sebelumnya. Pantai ini banyak dikunjungi oleh pasangan bulan madu yang menginginkan suasana romantis dan privasi. Sehingga mereka dapat menikmati kebersamaan tanpa harus terganggu dengan hilir mudiknya pengunjung pantai. Juga mereka dapat meresapi keindahan pantai dengan lebih maksimal. Terutama menjelang sunset dan sunrise di mana panorama yang hadir di sini sungguh mengagumkan. 

Photoright: tribunnews.com

Di pantai ini kamu juga akan mendapati resor untuk menginap agar bisa menikmati keindahan pantai lebih lama lagi. Dengan pelayanan yang prima liburanmu menjadi lebih berkesan di sini. 


Monday, September 26, 2016

Mari Jo Ka Manado (2)

Ini Lanjutannya …..

Diantar  tante, kami berdua blusukan di Pasar dekat rumah. Mulai milih-milih kue tradisional..yang rata- rata mirip kayak di Jawa. Ada apem, cucur, dadar gulung.
Bedanya, di Manado rasanya lebih kuat, dan ada beberapa bahan yang mungkin tidak ditemukan dengan di Jawa.




Satu lagi,…gula merahnya itu. Hmm… lebih pekat, cenderung ke coklat tua. Nah, inilah mengapa cucurnya, apemnya, enten-entennya kok coklat tua bangets.. ..ya karena gula merah..eh gula coklatnya ini.  
 Trus..di Manado ini banyak sekali yang jual nasi kuning. Heraan…soalnya nasi kuning itu khan wong Jowo bangetslah, kalau ada syukuran, bancaan, biasanya pakai tumpeng nasi kuning. Penasaran donk, ternyata nasi kuningnya bolehlah mirip…tapi lauknya beda. 


Nasi Kuning berbungkus daun wokah
Bedanya nasi kuning di sini ada suwiran ikan cakalangnya… trus, ngga ada tuh mie kuning, di sini pakai bihun. Tempe kering masih ada sih, tapi bergedel kentang ngga ada, gantinya kayak suwiran kentang..tapi kata tanteku itu ubi..dibuat kayak kering tempe. Rasanya…. Weeenak puolll…sambal dan ikan cakalang suwirnya itu loh bikin…lidah ajeb-ajeb! 


Ikan bakar sambal dabu-dabu, sampai ayam daun wilem..sadaapppp
 Oh iya..mumpung di rumah tante, dan ketemu Oma Eva, saya belajar masak. Tahapannya, saya bantu iris-iris bumbu, trus bersihkan ikan, barulah dipercaya ngulek dan numis bumbu. Hahahaha..ada level-levelan..ternyata. Hadew...
 

Wow…soal bumbu, di sini lebih gampang. Banyak ngandalin jahe, daun salam, kunir, sere,  tomat, sama cabe rawit. Pokoknya pedes nyelekit. Kalau saya hitung-hitung..itu dua kali masakan, kayaknya ngabisin lombok sekilo. Padahal ..kalau di rumah, saya kalau beli lombok campur rong ewu…seminggu juga ngga habis (laaah….ngga tau masak gimana mau habis yaaa???) wakakakaka…. 

Yang jelas, happy bangets saya bisa berkunjung lagi ke Manado. Makanannya enak-enak, pedes gila. Dan saya makan tanpa rasa bersalah. Lah setiap habis makan trus ke belakang…gara-gara ngga kuat pedesnya ...hahahah!!!

Wednesday, August 31, 2016

Mari Jo Ka Manado (1)



Saya akhirnya ke kota ini lagi…. Manado! Dulu jaman kuliah pernah ke sini, ketampul –tampul naik kapal 4 hari 3 malam, dapat tiket kelas ekonomi, paling kerasa pas diterjang ombak gede. Puuueh..mumet..muneg-muneg puoll!. Trus menu pagi, siang , malam...ransumnya ikan mulu. Hadew I really miss pecel that moment. Jiaah ..


 

Dan saya kembali ke sini. Lonjak-lonjak. Manado . Saya tuh kagum sama keramahan mereka. Iya,kalau berpas-pasan selalu menyapa, “Selamat Pagi” awalnya saya cuek, lah ngga kenal. Eeeeh…kata tante saya, orang Manado memang gitu, saling sapa. Aiiihh..esok harinya, saya semangat menyapa mereka duluan. “Pagi Om, Pagi Tante, Selamat pagi semuaaa …!”

Satu lagi yang paling berkesan pastinya selera makan orang Manado yang sukanya pedas gilaaaa! Levelnya wis ngga karu-karuan. Herannya, saya yang ngga doyan pedes, lah kok jadi tebel lidahnya. Tuh, sambal apa saja, saya sikat. Meski hasil akhirnya perut saya yang ngga kuat. Hiyaaaaa…

Lactogrow Happy Wonderland ; Taman Bermain Impian

Happy bangets, pas ada undangan …. “Ajak anaknya ya….”  Wah, sudah kebayang wajah Si Mala, yang pasti sumringah. Undangan ini da...