Skip to main content

Tukang Service? Hikss...


                                          Bandar Jakarta - Foto ; Manda La Mendol

Sekali-sekali cerita pas tugas di luar kota, ya…

Kantor saya dapat undangan dari Toshiba. Dan tugas itu jatuh ke saya. Jadi selama di Jakarta, akomodasi dan transportasi ditanggung Toshiba.

Sampai di hotel, kaget juga, karena yang diundang adalah perwakilan media dari seluruh Indonesia, total wartawan yang datang dari seluruh tanah air ada  80 orang.
(Ini di luar Jakarta, soalnya yang dari Jakarta tidak pakai menginap) 

Malamnya, dengan menggunakan tiga bus, kami diajak ke Bandar Jakarta.Sayang, waktunya habis di jalan, gara-gara kena macet. Jadi, pas di Bandar Jakarta sudah loyo dan nafsu makan berkurang… *ih..bohong bangets, ya!

Saya pun banyak kenalan dengan teman-teman baru. Ada, Mas Didik dari Harian Joglo Semar, dari Semarang, yang rumahnya di Surabaya, hanya selisih satu gang dari rumah saya. *Haiyaaaa…  Lalu ada Fanny dari Cirebon, dia suka marah kalau saya panggil Tahu Gejrot!  Hehehehehe….


Nah, pas di bus, ada cerita lucu juga.  Teman sebelah saya, namanya Eko, dari Palembang. Saya langsung ngajak ngobrol pakai bahasa Suroboyoan. Hampir setengah jam saya ngobrol, dia cuman manthuk-manthuk. “Manda, kamu bicara apa? Aku tidak ngerti,” katanya bingung.  Yeee….jadi dari tadi saya ngomong dewe ya!



Banyak kejadian berkesan dan sedikit memalukan. Seperti pas dapat jatah baju dari Toshiba. Ukuran paling besar XL,  jelaslah ngga cukup. 

Tapi panitia meminta untuk dipakai. Yo wislah, saya pakai kaos, trus dobelin pakai kemeja Toshiba. *Berasa seperti lepet yang meledak. 
 Usai acaral launching  Regza RZ1 ini di hotel Pullmaan Central Park. Panitia langsung menjemput peserta untuk di antar ke bandara. Di Bandara, ada seorang bapak yang nyamperin saya.                                  
“Mbak… tukang servis kulkas, ya? “ katanya dengan nada yakin.

“Bukan tukang servis, saya ini Kulkas Empat Pintu!” njawab sambil cemberut.

“Ha..ha..becanda, mbak. Jangan marah, ya!” kata si bapak, nggak kuat menahan tawa.  

Rada heran juga, saya ber-enam pakai seragam Toshiba semua. Dan yang dikira tukang service, kok saya doank! Kata teman saya, karena badan saya yang paling gede, cocok jadi ikon produk  Toshiba. Hiii… emang saya frezzer! *ngamuk ngerokoti mejo!.
 
Btw, sukses buat  Regza RZ1, glasses-less 3D TV.
Terimakasih atas Undangannya. :)

Comments

  1. Wahahaha... Lucu hihihihi.... *buruburukabur*

    ReplyDelete
  2. wkwkwkwk ... kulkas empat pintu.
    ga dong say ... kalau disangka tukang service, berarti keliatan pinter doooong. kan cuma engineer yang berkompeten benerin kulkas :) *semoga ngaruh tuk membesarkan hati manda :)*

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi...mbak ichaaa... untuk doanya membesarkan hatiku...bukan membesarkan badan.

      Delete
  3. Mbayangin kalau mbak mendol sebagai kulkas, bisa-bisa di demo PLN...listrik nya makan terlalu banyak . Poso2 ra entuk nesu :D

    ReplyDelete
  4. wah enak tuh makan dibandar jakarta, kok ra mampir mbak? ;)

    ReplyDelete
  5. hahaha pengalaman yang seru mas, inspiratif. great post, regards.

    ReplyDelete
  6. Tulisanya sangat bermanfaat dan semoga sukses selalu di INTERNET, serta tidak lupa BANJIR ORDER.

    Dari http://www.pembicarainternetmarketing.com/,0341-5455330

    ReplyDelete
  7. hahaaha, bisa aja tuh bapa2. palingan dalem hatinya mau nanya nomer HP nya nba :P

    ReplyDelete
  8. enak juga ya jadi tukang service hp gitu :\

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rejekine Wong Lemu

Memory Gubeng Pojok

Kisah Cinta Sharukhan dan Spring Bed


Tempat makan lawas, dengan harga ramah di kantong ini salah satunya, Gubeng Pojok. Saya punya memori indah dengan depot satu ini. Ya masa-masa jaman pacaran sama my sharukhan, masa-masa habis nonton bioskop di Mitra, dah gitu kelaparan nyari makan. Ke sini tempatnya. Alasannya, murah bangets, masuklah buat my sharukhan yang pacarnya sekali makan bisa 2-3 piring…hihihi

Seporsinya dulu cuman Rp 8 ribu-an, ngga beratlah kalau saya nambah 2 kali, masih masuk akal. Hihihi..
Tidak ada yang berubah di gubeng pojok, kursi meja suasananya tetep. Yang berubah harganya. Sekarang sudah Rp 11.000,- tapi masih murah seh nurut saya. 


Dari dulu sampai sekarang my sharukhan seleranya tetep. Krengsengan, sama jeruk anget. Wis!. Kalau saya juga tetep, kare ayam, nasi goreng, rawon. Maksutnya habis makan rawon, nambah nasi goreng, kadang kare ayam. Ya maksutnya pancetnya nambah 2 sampai 3 piring getoooo.


Pilihan kita duduk di pojokan, sambil mengenang masa pacaran…cieee c…

Makan Enak, Nyantai di Hotel Berbintang dengan Pemandangan Indah Luar Biasa

Yuks, bro and sis.. tandai kalender kalian, buat bisa berlibur ke sini. Pesan online bayar mudah Pake Traveloka aja, pesan tiket pesawat, booking hotel, perjalanan, traveling. ... Ngga pake mumet, cukup satu ketukan, pembayaran beres….duh, senangnya.

 Bali yang indah seakan tak ada satukata yang bisa melukiskan keindahannya. Bali yang memesona membuat wisatawan selalu datang kembali untuk menikmati pesonanya. Bali yang menawan membuat siapapun akan datang dan membuktikan sendiri cantik dan mengagumkannya sebuah pulau kecil di timur Indonesia ini.
Salah satu keindahan alam yang menjadi magnet wisatawan adalah Pantai Nusa Dua yang berada di ujung selatan Pulau Dewata ini. Pantai ini dikenal dengan pantai terbersih dan cukup nyaman karena tidak secrowded Pantai Kuta. Juga tidak seeksklusif Pantai Seminyak yang memiliki berbagai macam resor dengan harga fantastis.
Di Pantai Nusa Dua ini kamu bisa memilih Grand Nikkosebagai penginapan di Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Dua Selatan, Benoa, …