Saturday, June 16, 2012

Tom Yam # 1


Ini jelas bukan versi Saya, tapi ternyata ada kejuaraan Tom Yam kelas dunia

Bukannya sombong ya, sekarang dalam seminggu saya bisa 7 kali ke Sutos. Bahkan pernah sehari bisa 3 kali ke Sutos.  

Hadeh...ini tentu ada sebabnya, pertama di Sutos ada program lunch diskon 50 persen. Lah, kantor saya itu khan duueeket sekali sama Sutos, akhirnya sering makan siang di sana. Yah, semenjak ransum makan siang di kantor dihentikan sepihak oleh katering, jadilah kita kalau jam makan siang keleleran di Sutos. *mbrebes mili liat dompet

Kedua, sekarang majalah saya ada 4 halaman dikapling sama APKRINDO, itu loh Assosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia. Allhamdulilah bangets, ternyata halaman kulinernya laris, jadilah saya sering bergentayangan dari resto, kafe, pub sampai rumah makan yang ada di Sutos, untuk memenuhi undangan mereka. *hiya...makin lebarlah peyut penanggung jawab rubriknya.

Seperti biasa, saya  pastinya sama Anton, kalo liputan. Dan itu, mbak-mbak di TLC, mas-mas di Savory Resto, sampai hafal, karena seringnya saya ke Sutos sama si Anton. *nyepak Anton ke Lumpur Lapindo.


                                                  foto: Manda La Mendol

Sampai akhirnya kami terdampar di Black Canyon Coffee.Undangan dari Mbak Ovy, tentunya sangat menyenangkan hati, dan menggoda peyut one pack ini.Pertama datang langsung disapa sambutan a`la Thailand "Sawas dee Krap" atau selamat datang. 
Lalu  atraksi Latte Art. Seni tingkat tinggi dalam menghias kopi, yaitu teknik Etching,  dengan tambahan, bubuk kopi, coklat dan sebagainya. Jadilah gambar cantik, yang sedang trend, yaitu Angry Birds. *Lucuu... jadi pengen ngetapel....tuingggg.  

Sesudah makan steak yang gedenya sak lawang, saya disuguhi Tom Yam. Weitsss, ini tom yam bukan sembarangan, sebab kata Mbak Ovy, ini Tom Yam nomor satu dunia. Woooow. Eh, ada sertifikatnya loh, karena resep Tom Yum meraih juara 1 dalam kompetisi Tom Yum tingkat internasional yang diselenggarakan di Thailand. 


                                                               Foto : Manda La Mendol

Tampilannya seger, ada udangnya yang mlungker, dan daun jeruk seger nangkring, kuahnya ada semburat warna merah. Tapi untuk menu ini, saya nyerah deh, karena kaldunya ada udangnya, trus udangnya juga banyak. Lah, saya khan alergi. Yah, pasti tahulah siapa y ang paling senang atas penderitaan saya.Yupppp....betul si ANTON!!!. 
Arek Ponorogo, yang rumahnya dekat gang sate ini lonjak-lonjak begitu melihat saya mengkeret lihat udang yang pathing mencotot. "Asyik...Mbak Mendol nggak isok makan. Ya sudahlah, Mbak hadapilah tembokmu!" kata Anton sambil  jedotin saya ke tembok. *Mayakkk ....!!!!

Black Canyon Coffee
Sutos

Lactogrow Happy Wonderland ; Taman Bermain Impian

Happy bangets, pas ada undangan …. “Ajak anaknya ya….”  Wah, sudah kebayang wajah Si Mala, yang pasti sumringah. Undangan ini da...