Skip to main content

Sapi Tanpa Hidung

Beginilah akhir dari Sapi Hidung Belang

Pegawai saya yang njaga di ITC, minta libur buat nemenin anaknya. Berhubung hari Minggu, saya ganti yang jualan. Allhamdulilah ... kupang sama sate kerang laris. Pas lagi mengantarkan pesanan sate kerang, tiba-tiba saya dipanggil sama seorang ibu-ibu.

Sate kerang, Kupang Lontong Tanjung Perak
foto by : Anton


“Apa yang kamu bawa itu?” tanyanya ke saya
“Ini kerang,
Bu!”
“Apa itu kerang ?"
“Kerang, Bu. Keeeee…raaaanggg!” Sambil mangap

Si ibu ini kelihatan masih bingung

“Makannya sama apa?”
“Makannya ya, sama Kupang, Bu?”
“Apa itu Kupang?” tanya si ibu ini lagi
“Kupang, Bu. Kuuuuu….Paaaaang!" *mangap lage deeh

*Wis embuh..kok saya malah njawabnya jadi molorr gethuu!

Si ibu dengan dua temannya masih tolah-toleh. Tambah bingung kayaknya.

“Oke. Bolehlah saye cuba!”
“Nyoba yang mana, Bu?”
“Itu..loh. Keeeee….raaaaaang!" sambil mangappp juga

Hahahaha… dia ganti niruin gaya saya

Akhirnya saya menyajikan pesanan satu porsi kerang yang berisi 10 tusuk. Dicocol sambal petis yang yahud. Lalu Ibu ini
njawil saya.


Rujak Nose Cow hehehe...


“Apa itu Rojak Cengur!” katanya sambil menunjuk ke papan menu

Feeling saya, mulai menebak-nebak. Pasti orang ini dari luar Jawa karena nggak tahu rujak cingur.

“Ibu dari mana, kok nggak tahu rujak cingur?” tanya saya
“Oh, saye nih bertige orang Singapor!”
“Oh… begitu. I see!” *berlagak kemingris


“Cuba jelaskan, apa itu Rojak Cenguur?” katanya meminta

“Rujak is like salad, but use petis for dressing!”
“Kalo Cengur?”
“Cengur…is Nose Cow!” jawab saya spontan

Pas denger ini muka si ibu langsung mingsrut

“Idung sapi! Becanda kau nih!”sambil megang meja saking shocknya
“I’m not kidding, tastenya kenyal-kenyul, lho!”
*Hadeh..kenyal-kenyul bahasa Inggrisnya opo yo? Bingung aku!

“Saye tak suke ada nose-nya. Tapi saye suka petis!”
“Lho, bisa kok nggak pake cingur, mau saya orderin, Bu?”
“Tak..tak usah. Ngeri saya liat Cengur!” *sambil gidhik-gidhik

Menyelami perasaan sang ibu. Tiba-tiba, saya kok membayangkan barisan sapi tanpa hidung, gara-garanya hidungnya dibuat rujak cingur. Hiiii……

Comments

  1. Wahahaha...kalo aku malah membayangkan andaikata tiap hari bisa membelai,eh,mencicipi cengur sapi lha wong aku suka sekaliiii...nyam nyaamm...mbak,kalo aku ke sby tak mampir ke tempatmu yaa

    ReplyDelete
  2. ha..ha.. mbak mendol ki, pake membayangkan barisan sapi tanpa irung ha..ha.. aku juga dl awale ndak mudeng yen ada makanan nmnya rujak cingur, setelah dicoba sluuuurp enak'e bo..

    ReplyDelete
  3. Anonymous12:12 AM

    pengennnnnnnnnnn............ pengen rujak cingurrrrrrr :(( -Pinkina-

    ReplyDelete
  4. salam kenal mbak...
    saya baru dua hari ini baca blong mbak, saya senang sekali kebetulan hobi saya gak jauh beda dengan mbak, saya tunggu cerita2 terbaru mbak ya ( iin Depok jabar )

    ReplyDelete
  5. mbak ,,aku gelem ngicipi rujak-e nek sing ngedoli sapeyan .."ben jurah:, hhehheh

    ReplyDelete
  6. wah ini penting...berarti suk meneh le njelaske mungkin ngene Mbak:

    "Cengur is skincow gelatine....titik"

    gak usah diterangno seka irung sapi...kkkkkk.

    yok opo mengko dekne njalok diterangno " sup TORPEDO".......kkkkk

    ReplyDelete
  7. e alaaaah....rujak irung sapi...enaaakkkkkk

    ReplyDelete
  8. mbak mendol, mbok up date lagi to...kangen euy.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rejekine Wong Lemu

Memory Gubeng Pojok

Kisah Cinta Sharukhan dan Spring Bed


Tempat makan lawas, dengan harga ramah di kantong ini salah satunya, Gubeng Pojok. Saya punya memori indah dengan depot satu ini. Ya masa-masa jaman pacaran sama my sharukhan, masa-masa habis nonton bioskop di Mitra, dah gitu kelaparan nyari makan. Ke sini tempatnya. Alasannya, murah bangets, masuklah buat my sharukhan yang pacarnya sekali makan bisa 2-3 piring…hihihi

Seporsinya dulu cuman Rp 8 ribu-an, ngga beratlah kalau saya nambah 2 kali, masih masuk akal. Hihihi..
Tidak ada yang berubah di gubeng pojok, kursi meja suasananya tetep. Yang berubah harganya. Sekarang sudah Rp 11.000,- tapi masih murah seh nurut saya. 


Dari dulu sampai sekarang my sharukhan seleranya tetep. Krengsengan, sama jeruk anget. Wis!. Kalau saya juga tetep, kare ayam, nasi goreng, rawon. Maksutnya habis makan rawon, nambah nasi goreng, kadang kare ayam. Ya maksutnya pancetnya nambah 2 sampai 3 piring getoooo.


Pilihan kita duduk di pojokan, sambil mengenang masa pacaran…cieee c…

Makan Enak, Nyantai di Hotel Berbintang dengan Pemandangan Indah Luar Biasa

Yuks, bro and sis.. tandai kalender kalian, buat bisa berlibur ke sini. Pesan online bayar mudah Pake Traveloka aja, pesan tiket pesawat, booking hotel, perjalanan, traveling. ... Ngga pake mumet, cukup satu ketukan, pembayaran beres….duh, senangnya.

 Bali yang indah seakan tak ada satukata yang bisa melukiskan keindahannya. Bali yang memesona membuat wisatawan selalu datang kembali untuk menikmati pesonanya. Bali yang menawan membuat siapapun akan datang dan membuktikan sendiri cantik dan mengagumkannya sebuah pulau kecil di timur Indonesia ini.
Salah satu keindahan alam yang menjadi magnet wisatawan adalah Pantai Nusa Dua yang berada di ujung selatan Pulau Dewata ini. Pantai ini dikenal dengan pantai terbersih dan cukup nyaman karena tidak secrowded Pantai Kuta. Juga tidak seeksklusif Pantai Seminyak yang memiliki berbagai macam resor dengan harga fantastis.
Di Pantai Nusa Dua ini kamu bisa memilih Grand Nikkosebagai penginapan di Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Dua Selatan, Benoa, …