Skip to main content

Posts

Showing posts from 2010

Iwak P

Foto: anton

Dipenyet enaknya luar biasa, apalagi kalau di kothok...

Biar sedikit kumuh. Tapi Pantai Kenjeran menjadi andalan wisata pantai kota Surabaya. Tak hanya menyimpan keindahan pantainya. Kawasan ini juga tempat wisata lengkap. Mulai dari sentra oleh-oleh khas hasil laut, souvenir cantik dari kerang dan biota laut.

Satu lagi yang jangan dilewatkan yaitu pedagang ikan panggang. Mampir ke sini, ibarat di mandi sauna. Kita disambut kepulan asap,bukan aromaterapi... jadinya aromaTerasi.

Soal ikan panggang, biasanya yang dipenyet iwak pe, alias pari. Tapi sebenarnya banyak ikan yang bisa dijadikan panggangan. Mulai Kakap Merah, Tengiri,Tongkol dan Dorang.

Ikan yang didapat terlebih dahulu dibersihkan insangnya. Ini untuk mengurangi rasa anyir dan amis. Ikan yang sudah dibersihkan ini lalu dipotong-potong dan ditusuk bambu. Arang untuk membakar masih tradisional. Menggunakan arang kulit kelapa, minyak yang keluar dari batok kelapa ini yang membuat aromanya harum.



Harga yang dipatok, meman…

Wedhus Prengus

Giliran Idul Adha pasti pada rame bakar sate sama masak gule.

Saya memang nggak doyan kambing, padahal dua tahun sebelumnya doyan lho makan kambing. Saya kecenthok nggak doyan makan kambing, gara-garanya disuguhi gule kambing. Eh…pas dimakan baunya prengus menusuk hidung. Nah sejak itu saya nggak doyan daging kambing.


Biar nggak suka, tapi kalau diundang yoo mesti datang tho! Minggu lalu, saya dan Anton diundang sebuah resto untuk mengincipi gule kambing, dan sop kaki kambing. Dua menu ini katanya jagoan. Kata ownernya, sop kaki kambingnya, lebih enak daripada kaki kambing di Simolawang yang terkenal itu. Hebatnya dari ceritanya saja sudah membuat saya mak kemecer.“Wis talah Mbak, harus nyobain. Ini favorit!” Katanya sampai berbuih.
Saya yang nggak doyan kambing agak tergoyahkan. Soalnya si owner ini kalau cerita gayanya kayak pembawa acara premium call yang nongol tengah malam itu.

“Sop kambingnya bebas prengus, harus nyoba, ya. Enak, nendang, mak nyoss, wak joss !” *Hihihi… gayanya bo…

Oyoe Jaran

Selalu ada girab-girab saat liputan

Kami diundang sebuah tempat makan besar moblong-moblong. Kebetulan hari ini mereka sedang promo minuman baru. Sip..sip, kami pun bersemangat memenuhi undangannya.

“Ini loh minuman andalan kami !” *dengan bangga si mbak menyuguhkan satu gelas mocktail.

Warnanya cantik, ada gradasi coklat muda dan tua berlayer-layer gethu. Pinggiran gelasnya ada prengkel-prengkel gula.

“Jadi menyambut bulan istimewa ini, kami hadirkan minuman spectakuler!” promonya.

Biar pun yang datang cuman saya berdua sama Anton. Tapi disediakan 4 gelas. Asyik neh, berarti jatah ane 3. *Hihihihihi..maruk.

Pas dicobain. Rasane jan nggak jelas. Kecut nggak, manis yo nggak. Trecep-trecep sodanya juga nggak terasa. Warnanya coklat, tapi nggak ada rasa kopi atau cokelatnya. Huekkk….Wajah saya berbentuk nggak karuan, kadang bibir melebar, mletot, mencucu, manyun.

“Opo’o mbak?” tanya Anton dengan mimik jijay.

“Ojo diombe, ton. Koyok oyoe jaran!” bisik-bisik

Eeeh..dibilangin gitu, lah kok An…

Cooking Class FREE

Mau bagi info nih.Buat ibu-ibu, Pasangan muda, remaja putri.Yang mau belajar masak, tapi pengen kelihatan cantik. Di sini tempatnya. (ya mesti tetep cantik, yang masak chef-nya. Hahahaha...)Datang deh, nggak rugi. Nambah ilmu. Gratis lagi.



Cooking Class di Grand City Mall
Mulai 1-7 NovemberPukul 3 sore.
Tempatnya di Grand City. LOWER GROUND.
Depan HERO Supermarket.

Gratis plus icip-icip menu yang di uji coba. SStt.. pas hari pertama, aku makan jelly fish, sama ayam chasio habis dua mangkok. Wis enak pokok'e.

Daging Sapi 10+

foto : Anton

Harga 5 kilogram daging ini,bisa buat DP rumah di daerah Juanda

Saya hampir nangis menantap seporsi sajian yang harganya Rp 600 ribuan. Cantik sekali, apalagi dihiasi daun bawang sak strip. Yah, lagi-lagi saya disuguhi makanan mewah. Kalau dulu dah pernah makan steak setengah juta, yang pakai daging kobe, lalu makan hati angsa Foei Grass, dan escargot di Resto Perancis. Maka satu lagi pengalaman saya menyantapdaging superrrr empyukkkk yaitu Wagyu.
Undangan kali ini dari IMARI Japanese Resto, JW Marriott Surabaya. Yang jelas saya berterimakasih sama Wike, PR JW Marriott, yang selalu menunggu-nunggu kedatangan saya untuk update gosip..eh maksutnya untuk liputan. Hehehehee…*dasar ibuk-ibuk.Wike, gemes banget sama saya. Soalnya setiap kali menyebut wagyu, saya malah bilang Wahyu. Bener-bener susah, lidah saya terlanjur keriting.
Oh ya, kembali kehidangan Rp 600 ribu ini. Jadi wagyu ini dikombinasikan dengan Unagi alias Belut. Pada susunan nomor tiga, ada belut yang digoreng lalu …

Es Legen Pinggir Embong

Pembeli model DARMAJI dilarang makan di sini

Ya beginilah kalau terlalu menghayati pekerjaan. Habis pulang liputan, bukannya segera balik kantor..eh malah mampir dulu beli es legen.

Lokasinya yang berada di pinggir jalan, bernaung di bawah pohon rindang menjadi incaran pengendara sepeda motor untuk beristirahat.

Saya paling seneng andok di penjual es legen, soalnya SEGER, dicampur es batu, ada rasa trecep-trecepnya. Apalagi banyak pilihan jajan. Mulai gorengan tahu isi, tempe mendoan, dadar jagung, martabak mie, risoles, lumpia, pastel. Ini masih ditambah lagi, jenis sate-satean.

Dengan semangat saya menyerbuuu….. dua risoles, disusul dua martabak mie, disundul tahu isi sama dadar jagung. Istirahat bentar barang dua detik, lalu lanjut makan sate usus disambung sate puyuh. Wihhh..enak’e. Gorengane sak umit-umit. Harganya murah meriah. Cuman Rp 500 per bijinya.Sambil terus ngemil, nggak terasa gelas saya sudah tiga kali digrojok es legen.

“Mbok…mbok, aku sek sak gelas, sampeyan wis sak dr…

Spirit Selai Nanas

Jangan pernah tidak menghargai hal-hal sederhana dalam hidup ini.
Puasa, ah stop dulu cerita makanan. Ntar banyak yang protes. Saya tiba-tiba inget jaman mikut embah di Malang. Embah saya khan punya katering. Namanya pesanan di luar rantangan, tiap hari ada, mulai mantenan, ulang tahun, tujuh bulanan, sampai selametan, 7 hari, 40 hari,pendak dll. Pokoknya rame terus.

Saya sering macak bantuin, tapi kok kayaknya banyak makannya. Embah saya juga suka kebangetan, kalau ada ikan goreng yang ilang, atau jajan dus-dusan kurang mesti nuduhnya ke saya.“Ndol, itu lempernya kok kurang satu, itu jumlahnya ngepres, ayo..balekno!”

Heran, saya kok mesti ketahuan. Padahal ada sekitar 30 orang pekerja di sana.
Tapi embah saya baik banget lho, kalau ada teman kuliah saya datang, selalu dikasih makan. Mereka boleh ambil sepuasnya. Bahkan sering buat acara masak-masak di rumah.Nah, salah satu kebiasaan embah, selalu membawakan bekal buat saya.

Bekalnya roti tawar dua tangkep, sama selai nanas buatan sendir…

Artis Spesialis Makan

Benar-benar nelangsa. Lha si Surya banyak yang ngajakin foto kiri-kanan. Tiga artis masa depan ini nggak ada yang ngajak apalagi motoin.

foto : Anton


Seneng pastinya, diajak syuting BCRN. Edisi FJB Surabaya. tiga mahluk lemu yang beruntung diajak syuting itu, Vivi, Nunung dan saya. Saking semangatnya, jam 9 pagi, saya sudah datang ke lapangan Makodam. Ternyata, syutingnya malah jam 1 siang. Gara-gara nunggu, saya jadi nggak nafsu makan. Gugup banget. Akhirnya dapat panggilan untuk di make up.
Ceilaahhh…ternyata untuk syuting makan pake ditancep juga yach. Ya sudahlah, wajah saya yang lebar di oles bedak tiga lapis, yang buat saya nggak kukuh itu, lipsticknya. Berminyak, jadi kayak habis makan pisang goreng…heheheheh.


Selama di ruang make up, wah kita ngobrol asyik sama si Surya. Orangnya memang ramah, bercanda mulu. Tibalah giliran kami.

Ceritanya kita lagi makan kikil sapi Pak Said, sambil ngobrol sama si Surya. Tapi saya nggak keluar suara blass… lha, pas itu saya kena bagian kikil s…

Bodyguard FJB 2010

Saya ketiban sampur jadi bodyguardnya Surya Saputra

Momen yang satu ini selalu ditunggu. Apalagi kalau bukan Festival Jajanan Bango 2010. Kali ini temanya Pilihan Ibu Nusantara. Lima menu jagoan yang dipilih oleh ibu-ibu dari Surabaya antara lain; Gado-gado, lontong balap, sate, bakso, rawon.

foto : Anton

Heran kok BEBEK GORENG nggak masuk yaaaa….!! Bebek goreng Suroboyo khan jagoan. Hmm… kalau saya punya versi jagoan sendiri donk. Yaitu, Bebek Goreng, Belut, Wader, Tahu Campur, dan tentu saja KUPANG LONTONG TANJUNG PERAK itu loh…wakakakaka!

Pas acara pembukaan berlangsung Surabaya panasnya minta ampun. Untung di tenda Bangomania, Mas Radit menyediakan berdus-dus minuman kemasan gratis. Saya pun beruntung dikasih kaos Bango Mania. Ukurannya XL, sempet nggak yakin juga bakal muat, tapi Mas Radit meyakinkan kalau ukuran XL-nya versi orang bule, jadi pasti muat. Dan ternyata Pas persis. Sedikit ngapret kayak Lepet! Hehehe..suwun Mas Radit.

Dengan logo Bango sebagai covernya, saya pun jalan …

Bengkel Perut

Saya gummun kalau di Surabaya ada tempat lesehan dengan pemandangan sawah

Foto : Manda La Mendol

Suatu hari yang panas nyentrong. Saya janjian ketemu sama Shanti, sesama temen jurnalis dari Jakarta. Kebetulan dia ada tugas di Surabaya. Belum pernah ketemu, tapi kita kok kayak temen lama, kalau telpon kayak dah akrab gethu.

Pas ketemu, oalaaaa… terjawab sudah kenapa kita merasa seperti sodara. Ternyata kita berdua sama-sama BULAT ..hahahaha !!!

Apesnya lagi, saya pas naik Mio. Tahu khan Mio itu imut, lah kalau saya di kantor sering diteriakin “Gajah kok naik Mio !” Nah, sekarang malah dua emank-emak gendut naik Mio…ihhh…Horor bangets !!!!

Lalu berkelilinglah kita berdua. Salah satunya mampir ke Ice Cream La Spezia. Setelah puas wawancara dan icip-icip hampir empat gelas plus empat es lilin …..* nguelak bangets soale Suroboyo panas’e koyo neroko. Hehehe.
Bu Lisa lalu ngajakin kita makan siang. Wah ya setujuuu...

Lokasi resto ini memang agak masuk ke dalam tepat di depan SPBU Mulyosari, cari …

Dibayar Kupang

Seandainya Kupang Lontong dijadikan uang pembayaran yang sah !Aiih...sedapnya

foto: anton
Pesanan Kupang Lontong mulai lancar Jaya. Yang paling sering pesan, adalah kantor saya. Acara ultah-lah, bazar-lah dll. Semua ini akhirnya membuka jalan bagi pesanan lainnya. Mulai pesanan arisan, sunatan, seminar, dari teman-teman dekat. Banyak cerita lucu yang membuat saya mesam-mesem.

Seperti sewaktu mengunjungi Bude di Jakarta. Saya bawain kupang lontong komplit sama sate kerang dan lentho-nya. Kebetulan Bude lagi mantu. Beberapa saudara ngumpul, saya pun menghidangkan kupang lontong.

Lha kok Om saya, makan sama nangis mingsek-mingsek. Saya bingung, apa karena kebanyakan sambal ya?

Sambil tersedu-sedan dan makan kupang, Om saya bilang.“Ndol, aku wis lima belas tahun nggak makan kupang. Dadi mangan kupang, rasane koyok nemu emas sak gunung!”Heheheehe… segitunyeee.

Lain hari, pas saya ikutan bazar, di carrefour Rungkut. Acara bazar rakyat yang membuka Menteri Koperasi. Banyak teman-teman wartawan yan…

Harga Bintang 5 Rasa Kaki 5

Jadi inget kata simbok, kalau kedluduk penjual yang mahal.
“Sing penting ikhlas ben dadi Daging!”



Saya mau cerita tentang makanan yang bahan-bahannya murah meriah tapi begitu disajikan harganya bisa sok ajeb..ajeb. Seperti pas makan lontong mie di food court.

Saya bener-bener dengan takjub dengan harga yang dibandrol yaitu Rp 10 ribu. Sebagai sesama penjual, (yeah..saya khan di rumah selain jualan kupang, juga lontong balap dan lontong mie).

Dengan harga segitu, menurut saya agak nggak masuk akal, cuman tahu tiga iris, lentho diremet trus dikasih udang empat biji sama diguyur cambah dan mie kuning.

Saya mengerti bener harga di pasar, wong cambah itu lho setegah kilo cuman Rp 2500, kalau dilihat dari takarannya yang sak umit, cambah setengah kilo bisa jadi 15-20 porsi !!!

Soal harga ternyata cukup sensitif dan bisa jadi omongan,loh. Seperti Alim, temen sekantor dapat kiriman sms, yang ditunjukin ke saya. “Hati-hati makan ayam goreng di warung kaki lima daerah Islamic Center, Aku makan beremp…