Wednesday, December 30, 2009

Degan Bakar

Irisan kelapa muda berpadu dengan racikan rempah.

Rasanya segar, khasiatnya luarrr… biasa.


foto : Anton


Sajian unik ini dapat ditemui di kawasan jalan Semarang, para penjual es degan menawarkan racikan baru yaitu degan bakar.Bahan utamanya, yaitu kelapa muda yang segar dan baru. Kelapa ini lalu kemudian dimasukkan ke dalam tong.


Pembakaran ini menggunakan kayu dan sisa ampas kelapa. Kelapa muda yang telah dibakar ini lalu diambil airnya. Campuran ramuan rempah-rempah terdiri dari jinten, laos, jahe merah, pinang dan lada hitam.


Rempah-rempah yang berbentuk bubuk ini lalu dicampur dengan madu.

Tahap selanjutnya, lalu air degan dan daging buahnya yang sudah dikeruk, dituang.


Paduan rempah dan air degan ini langsung menebarkanharum jamu terutama lada hitam yang beraroma tajam.


Anton yang badannya lagi greges penasaran mo nyobain. Setelah menuang ke piring kecil. Lalu disruput pelan-pelan. “ Rasanya hangetttttttt !” kata Anton, niruin gaya Budi Anduk.


Melihat saya nggak tertarik untuk mencicipi. Si penjual nawarin racikan lain.


“Ssst..Mbak, kalau mau yang grengg..… tinggal nambah madu sama telor. Khasiatnya ….wis talah…….!” Kata si penjual sambil ngedip-ngedip.


“Napa Pak, kelilipan kelopo yo, sampeyan !” sambil mbalas kedip-kedip. Hihihi…


Wis..tah, nyoba ya, enak kok jamunya !” katanya merayu.


“Oh, nggak Pak. Saya lemu kayak gene itu gara-gara kebanyakan minum jamu kok !”


“Ah mosok seh ! Jamu apa kok tambah montok gethu ?” *penasaran.


“ Iya… kebanyakan minum jamu Galian Kendorrrrrrrrr, Puassssss !” *sambil sleding penjualnya pake kelopo wungkul.



Degan Bakar

Penjual Es degan Sepanjang Jalan Semarang


Sunday, December 20, 2009

Maling Kupang

Saya kemalingan. Tapi malingnya sempet nitip Rp 20 ribu.


Masih ingat dong, kalau saya jualan kupang lontong di rumah. Saya kena apes. Baru buka sudah kemalingan. Waktu itu saya lagi ngocekin brambang di ruang tamu.

Pas di dapur, simbok saya ini denger ada sepeda motor berhenti di depan. Ternyata ada anak muda, memakai helm teropong, naik motor. Helmnya nggak dilepas, dan mesin sepeda motornya dibiarkan nyala.

“Mau beli apa, Mas ?!”
“Mo beli kupang lontong, satu. Dibungkus !”

Setelah pesanan selesai. Pembeli ini mengulurkan uang Rp 20 ribu.

“Waduh belum dapat pengelaris, Mas. Uang Pas aja !”
“Ngga ada Bu, cuman itu !” katanya.

Akhirnya simbok lari ke dalam, untuk nyari uang kembalian. Nah Pas keluar…. *nahan nafas. Lho, kok si pembelinya sudah nggak ada. Herannya lagi, bungkusan kupang lontongnya juga tidak dibawa. Semenit kemudian simbok saya menyadari kalau tabung gas elpiji yang warna hijau dangdut itu sudah Tidak ada.

“Mbak Mendollllllll….. tabung gasnya ilanggggggg !” teriak histerissssss

Saya langsung ke TKP dan menemukan kompor gelethak, tanpa ada tabungnya.
“ ASEM, JAMBU TELO ...kok mentholo men, iku maling. !” Ambekan gedhe. Mbathin sama misuh-misuh.

Simbok saya jengkel sekali, sampai kupang lontong yang tidak dibawa sama si maling dibuang langsung ke tempat sampah. “Buang sial !” gitu alasannya. Uang Rp 20 ribu punya si maling masih dipegangnya. Untung simbok saya masih rasional, duitnya nggak ikutan dibuang..hehehehe.

Nggak sampai lima menit, berita tabung gas ilang ini sudah sampai seantero penjuru gang. Mulai tukang becak, bakul jamu, buk sayur, pemulung, ibu-ibu pulang dari pasar semua pada nyamperin simbok saya. Semua ngerubung nanyain kronologisnya.
Miring
Hebatnya, simbok saya pinter mendramatisir cerita, dikaitkan dengan mimpi buruk sehari sebelumnya, firasat nggak enak, badan meriang, sampai perasaan bersalah gara-gara ada kucing kawin di atas genteng malah disiram sama air se-ember.Brrhh..

Saya sampai ndomblong…. Lha kok malah panjang ceritanya. Ck..ck..ck.

Semakin panjang ceritanya, semakin bikin penasaran. Akhirnya, orang-orang yang datang nyambi ndengerin, sambil mesan kupang lontong-lah, lontong balap-lah, lontong mie-lah… Ceritanya makin seru, makin menggigit. Orang-orang, akhirnya malah terpacu buat nambah sate kerang, lentho dan bergelas-gelas es degan.

“Ikhlas ya Mbak Mendol, nggak usah pake nangis, nanti dikasih rejeki berlipat-lipat !” kata tetangga saya.

Saya bingung. Siapa yang nangis ?! Ohh….tetangga saya ini mengira mata sembab saya dipikir nangisi tabung elpiji yang ilang, padahal mata merah ini khan gara-gara habis ngoncekin bawang merah. Heheheheheh…..

Gara-gara kejadian ini dagangan simbok saya jadi laris luar biasa, belum sampai jam 9, dagangan dah ludesss. Saya pun senyam-senyum..dan tidak misuh-misuh, nyebut dagangan buah di Pasar Keputran.Hihihihii….

Kupang Lontong Tanjung Perak
Dapur Nusantara - Food Court ITC Mega Grosir lt 3
Jl Gembong.

Monday, December 07, 2009

Banana King

Nama restonya Banana King. Tapi, saya justru paling suka Potato Shellnya.

Seperti namanya,
Di Banana King, pisang bisa menjadi aneka hidangan istimewa. Resto yang berlokasi di jalan Raya Darmo Permai ini sungguh kreatif menyajikan olahan pisang, menjadi menu yang luar biasa, memiliki citarasa nikmat dengan tampilan yang sedap dipandang mata.

Menu spesialnya antara lain, Banana Ball,Banana Pearl Roll, Banana Spry Roll, Deep Fried Banana, Grilled Banana. Salah satu sajian yang patut dicoba karena menjadi favorit pengunjung adalah Grill Banana, yaitu pisang bakar, lalu disiram gula merah yang sudah dicampur dengan buah durian.

Anton ngga
k sempet motoin nih Grill Banana, soalnya sudah keburu dimakan. Soalnya saya khan melihara anaconda di perut. Hehehehe....

Saya pun ganti menikmati, menu andalan, yaitu Chicken Parmiaga, kelezatan olahan dari bagian dada ayam dibalut tepung dengan taburan keju mozarela yang melted di atasnya. Wiiihhh.... gawat surawat rasanya, kalau nggak diingetin anton, saya kayaknya sanggup ngabisin lima porsi. Ya iyalah... khan ada anaconda-nya.*ngelus weteng.

Seperti biasa, habis makan saya pengen ngemil neh, pengen kudap
an yang renyah, akhirnya jatuh ke Potato Shells, gurihnya kentang dengan isian daging giling berbumbu yang rasanya benar-benar lezat. kentangnya begitu digigit pas kulitnya terasa krenyes..krenyes.

Saya sama Anton sepakat, kelak ke kalau ke sini bawa pasangan masing-masing harus nyoba yang satu ini..* tentu saja sekalian anaconda...hehehehe.


Banana King
Ruko Sentra Darmo Villa A1 Raya Darmo Permai Selatan. (Depan Supermarket Papaya).
Foto : Anton

Liburan ke Bali? Yuk, Kunjungi 7 Tempat Wisata Kuliner Terindah Ini

Bicara kuliner, masakan khas Bali menjadi salah satu yang paling digemari. Apalagi jika tempatnya diselimuti keindahan alam, tentu meng...