Skip to main content

Bawang Putih Coret

Siapa bilang cuman Vampire yang takut ama bawang putih


Hotel Shangri-La, ngadain lomba masak antar jurnalis. Tapi masing-masing jurnalis berpasangan dengan para executive committee hotel ini. Lomba masak pun dimulai.

Saya berpatner dengan seorang manajer yang berkebangsaan India. Ketika bahan-bahan dibuka, dan salah satunya adalah daging sapi cincang. Langsung dia protes dalam bahasa Inggris dengan dialog India. Yang kalau ditranslate dalam bahasa Jowo bunyinya begini :

“Wah, awakku dibujuki. Lha iki, kok ngawe iwak sapi. Wis aku muthung ra melok masak !”

Jadi mukanya si Mister India ini merah meradang, karena melihat cincangan daging sapi. Akhirnya, dia mempersilahkan saya masak sendiri. Dia hanya mengamati sambil bergidik.

Saya masak sendiri, ah nggak masalah. Bisa kok. Pertama saya tuang olive oil, lalu cacahan bawang putih dan bombay, bayleaf, daging cincang,kasih garam dan lada. Tuang air kaldu dikit masukin pasta, aduk-aduk. Gaya saya sangat meyakinkan, bahkan mister India, sempat kagum-kagum pas saya nutukin teflon, Teng..Teng.

“Mbakyu….iki masak spagheti opo mie klunthung ?!” *bathin si mister.

Setelah matang, saya pun memberi taburan keju bubuk. Dan daun peterseli. Saya melihat sinar kekaguman si mister ini, ketika melihat hasil masak saya.

“ Weee..bladalah, gayane okeh lek masak. Podho pecah kabeh mangkok’e !” mungkin itu yang ingin dikatakan kepada saya *sok Tomy Rafael.

Giliran uji rasa, Wah chef Italia terlihat sangat menikmati. Bahasa tubuhnya yang cengar-cengir. Apakah itu bertanda enak atau jangan-jangan merasa aneh. Dan tibalah pengumuman pemenang. Yang membuat saya benar-benar SHOCK.

Ternyata juara pertama adalah teman saya Si Adam, desainer grafis, yang masak indomie aja sangit ! Nggak pernah turun ke dapur dan baru pertama kali tahu yang namanya daun Bayleaf ! Iya Adam, Pemenangnya.

Penasaran donk kok bisa menang. Soalnya kalo chefnya naksir Adam, jelas nggak mungkin. Lha Adam modelnya kurus dan kumel…wakakakakaka.

Ternyata..sodara-sodara, Chef, yang pernah menjadi juru masak di Kerajaan Inggris ini, berkata , Spagheti khas Italia tidak pernah menggunakan Bawang Putih.. !!! HaH…sederhana bener kriteria pemenangnya. Saya jadi kagum sama Adam, kok dia bisa pinter dan tahu rahasia ini ya…

“Eh, Dam. Kamu kok tahu kalo nggak pake bawang putih !” *sambil ngasah golok
“ Ssst…Mbak Mendol. Aku ya nggak tau. Aslinya,aku nggak ngasih bawang putih soalnya males iris-iris !” *sambil garuk-garuk rambut pake garpu.
“HAH..!!”

NB: Ya..ya..ya. Cuman gara-gara nggak mau tangannya kotor, Adam malah dapat voucher nginep di Presidential suite !! huahhhhhhhhhh ndak trimaaaaaaaaa!!!!

Comments

  1. bwahahahahaaa... LOL!
    (btw, selamat buat adam)

    ReplyDelete
  2. hehehehehehe.....ga trima Ndol? kemplangi tuh jurinya yg orang Italy...(jok wedi karo londo Ndol)

    ngomporidotcom

    ReplyDelete
  3. huahahahhahahahahahah........ rejeki nya dia brarti..huahahhahha...... wah , mau dunk cobain masakannya la mendol..huehue.. oh ya, Icha ga bisa main2 sana lagi soalnya sekarang di kotanya jed..huehehhehe..... nanti kalo ke sby icha mampir yah! wkwkkwk

    ReplyDelete
  4. Huehehehehe.. iki postinganmu yg paling mbanyol mbak.. suer aku ngguyu iki :))

    ReplyDelete
  5. oalah mbak.. gitu tho aslinya spageti. walah kl tanpa bawang putih pasti si babe suka bgt. soalnya kl pas di malang masakanku selalu dicela babe gara2 bawang putih.

    ReplyDelete
  6. haha..gara2 bawang putih dapat nginap gratis di kamar bagus.ck ck ck...selamat ya.

    gara2 bawang putih juga, saya gak mau lagi makan ayam penyet nya RM.Wong Solo.coz sambal nya kebanyakan bawang putih sih...

    ReplyDelete
  7. sebenarnya nurut saya, banyak bawang putih, tambah nikmat...hmmm tapi ini selera memang beda

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rejekine Wong Lemu

Memory Gubeng Pojok

Kisah Cinta Sharukhan dan Spring Bed


Tempat makan lawas, dengan harga ramah di kantong ini salah satunya, Gubeng Pojok. Saya punya memori indah dengan depot satu ini. Ya masa-masa jaman pacaran sama my sharukhan, masa-masa habis nonton bioskop di Mitra, dah gitu kelaparan nyari makan. Ke sini tempatnya. Alasannya, murah bangets, masuklah buat my sharukhan yang pacarnya sekali makan bisa 2-3 piring…hihihi

Seporsinya dulu cuman Rp 8 ribu-an, ngga beratlah kalau saya nambah 2 kali, masih masuk akal. Hihihi..
Tidak ada yang berubah di gubeng pojok, kursi meja suasananya tetep. Yang berubah harganya. Sekarang sudah Rp 11.000,- tapi masih murah seh nurut saya. 


Dari dulu sampai sekarang my sharukhan seleranya tetep. Krengsengan, sama jeruk anget. Wis!. Kalau saya juga tetep, kare ayam, nasi goreng, rawon. Maksutnya habis makan rawon, nambah nasi goreng, kadang kare ayam. Ya maksutnya pancetnya nambah 2 sampai 3 piring getoooo.


Pilihan kita duduk di pojokan, sambil mengenang masa pacaran…cieee c…

Makan Enak, Nyantai di Hotel Berbintang dengan Pemandangan Indah Luar Biasa

Yuks, bro and sis.. tandai kalender kalian, buat bisa berlibur ke sini. Pesan online bayar mudah Pake Traveloka aja, pesan tiket pesawat, booking hotel, perjalanan, traveling. ... Ngga pake mumet, cukup satu ketukan, pembayaran beres….duh, senangnya.

 Bali yang indah seakan tak ada satukata yang bisa melukiskan keindahannya. Bali yang memesona membuat wisatawan selalu datang kembali untuk menikmati pesonanya. Bali yang menawan membuat siapapun akan datang dan membuktikan sendiri cantik dan mengagumkannya sebuah pulau kecil di timur Indonesia ini.
Salah satu keindahan alam yang menjadi magnet wisatawan adalah Pantai Nusa Dua yang berada di ujung selatan Pulau Dewata ini. Pantai ini dikenal dengan pantai terbersih dan cukup nyaman karena tidak secrowded Pantai Kuta. Juga tidak seeksklusif Pantai Seminyak yang memiliki berbagai macam resor dengan harga fantastis.
Di Pantai Nusa Dua ini kamu bisa memilih Grand Nikkosebagai penginapan di Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Dua Selatan, Benoa, …