Monday, July 20, 2009

Bawang Putih Coret

Siapa bilang cuman Vampire yang takut ama bawang putih


Hotel Shangri-La, ngadain lomba masak antar jurnalis. Tapi masing-masing jurnalis berpasangan dengan para executive committee hotel ini. Lomba masak pun dimulai.

Saya berpatner dengan seorang manajer yang berkebangsaan India. Ketika bahan-bahan dibuka, dan salah satunya adalah daging sapi cincang. Langsung dia protes dalam bahasa Inggris dengan dialog India. Yang kalau ditranslate dalam bahasa Jowo bunyinya begini :

“Wah, awakku dibujuki. Lha iki, kok ngawe iwak sapi. Wis aku muthung ra melok masak !”

Jadi mukanya si Mister India ini merah meradang, karena melihat cincangan daging sapi. Akhirnya, dia mempersilahkan saya masak sendiri. Dia hanya mengamati sambil bergidik.

Saya masak sendiri, ah nggak masalah. Bisa kok. Pertama saya tuang olive oil, lalu cacahan bawang putih dan bombay, bayleaf, daging cincang,kasih garam dan lada. Tuang air kaldu dikit masukin pasta, aduk-aduk. Gaya saya sangat meyakinkan, bahkan mister India, sempat kagum-kagum pas saya nutukin teflon, Teng..Teng.

“Mbakyu….iki masak spagheti opo mie klunthung ?!” *bathin si mister.

Setelah matang, saya pun memberi taburan keju bubuk. Dan daun peterseli. Saya melihat sinar kekaguman si mister ini, ketika melihat hasil masak saya.

“ Weee..bladalah, gayane okeh lek masak. Podho pecah kabeh mangkok’e !” mungkin itu yang ingin dikatakan kepada saya *sok Tomy Rafael.

Giliran uji rasa, Wah chef Italia terlihat sangat menikmati. Bahasa tubuhnya yang cengar-cengir. Apakah itu bertanda enak atau jangan-jangan merasa aneh. Dan tibalah pengumuman pemenang. Yang membuat saya benar-benar SHOCK.

Ternyata juara pertama adalah teman saya Si Adam, desainer grafis, yang masak indomie aja sangit ! Nggak pernah turun ke dapur dan baru pertama kali tahu yang namanya daun Bayleaf ! Iya Adam, Pemenangnya.

Penasaran donk kok bisa menang. Soalnya kalo chefnya naksir Adam, jelas nggak mungkin. Lha Adam modelnya kurus dan kumel…wakakakakaka.

Ternyata..sodara-sodara, Chef, yang pernah menjadi juru masak di Kerajaan Inggris ini, berkata , Spagheti khas Italia tidak pernah menggunakan Bawang Putih.. !!! HaH…sederhana bener kriteria pemenangnya. Saya jadi kagum sama Adam, kok dia bisa pinter dan tahu rahasia ini ya…

“Eh, Dam. Kamu kok tahu kalo nggak pake bawang putih !” *sambil ngasah golok
“ Ssst…Mbak Mendol. Aku ya nggak tau. Aslinya,aku nggak ngasih bawang putih soalnya males iris-iris !” *sambil garuk-garuk rambut pake garpu.
“HAH..!!”

NB: Ya..ya..ya. Cuman gara-gara nggak mau tangannya kotor, Adam malah dapat voucher nginep di Presidential suite !! huahhhhhhhhhh ndak trimaaaaaaaaa!!!!

Monday, July 06, 2009

Juri Makan Hati

Ternyata jadi juri lomba makanan masih mendingan timbang juri fashion. Mau tau ?


Chicken Honey


Pekerjaan mulia sebagai jurnalis kuliner, membuat saya cinta mati menekuni profesi ini.Kesukaan hunting makanan enak tersalurkan, dan satu lagi, saya sering ketiban sampur jadi juri lomba masak Salah satunya Lomba kreasi dari ayam yang diselenggarakan oleh Radio GIGA FM. Pesertanya sekitar 60-an. Tim jurinya ada tiga orang, yaitu Pak Bagus dari Surabaya Hotel School (SHS), wakil Bogasari dan saya.


Wah, saya puas-puasin, pas giliran icip-icip. Kalau juri yang lain, hanya potongan kecil. Saya bisa nyobain sampai dua potong. Sampai pesertanya pada gemess liatin saya makan. Hiyahiya...….


Saya ketiban apes. Pas nyobain ayam rica-rica. Ya ampun itu ayamnya puedessss banget, padahal saya sudah keburu ngambil potongan yang paling gede. Akhirnya saya telen bulet-bulet sambil berurai airmata.*mingsek-mingsek kayak sinteron siluman.


Tapi seapes-apesnya jadi juri makanan, paling sakit hatiiiii….pas jadi juri fashion. Iya, sebuah permintaan aneh bin ajaib datang ke saya untuk menjadi juri lomba fashion anak, di Hotel Garden Palace. Pertimbangannya sih, fashion ibarat makanan, kalau serasi, kemasannya bagus, tentu menarik.Well, saya akhirnya sulit menolak.


Pas jadi juri saya sengaja tidak menempati tempat duduk di meja juri. Saya memilih membaur dengan para pengunjung. Saya nggak suka gaya bocah cilik bergaya kegenitan di depan juri.


Usai, fashion show. MC-nya lalu memperkenalkan juri lomba. Dan ketika nama saya disebut, sebagai dewan juri yang terhormat…*grakkk. Banyak yang kaget karena nggak menyangka, kalau saya yang modelnya kayak Sepur Tumbuk adalah juri.


Tragisnya lagi. Ada seorang bocah peserta fashion yang paling endelllllll…nyeletuk ke mamanya. “Ma, juri fashion, perutnya kok kayak badut, sich !" Huahhhhhhhh *kalap gigit sandal !!!!!


Liburan ke Bali? Yuk, Kunjungi 7 Tempat Wisata Kuliner Terindah Ini

Bicara kuliner, masakan khas Bali menjadi salah satu yang paling digemari. Apalagi jika tempatnya diselimuti keindahan alam, tentu meng...