Wednesday, June 24, 2009

Nasi Goreng Kejarlah Daku

“Aku nomor tujuh. Berarti kamu habis aku, ton !”

Sebentar… ini bukan antri BLT yang memakan banyak korban karena uyek-uyekan. Saya dan anton bersama 28 orang lainnya sedang antri Nagore. Makanan apa tuh ? pasti heran ya…dan baru dengar.

Siang itu pukul 12 siang. Teng..!! Jam makan siang…Tong-tong *yang ini suara perut. Kantor saya kedatangan mobil APV. Tapi mobilnya unik, soalnya ada tulisan Nagore. Anton sudah teriak-teriak manggil saya.

“Mbak Mendol....cepet sinio, ada tester gratis untuk 30 orang pertama !” kata Anton. Saya yang sedang ambil ransum makan siang, mendengar ada tester gratis langsung mencolot. Dan menghempaskan ransum makan siang yang isinya sayur bening, dadar jagung dan tempe goreng. Saya mlencing, dan ikut berbaur dengan antrian. Setelah ndusel sana-sini, dan nunjekin temen-temen yang bodinya garing, saya dapat nomor TUJUH.


Jadi Mobile APV, yang telah dimodifikasi ini adalah PKE (Pedagang kaki empat), embuh yo julukannya buat mobil yang dibuat jualan. Dalamnya, unik. Bagasinya diisi sama kompor. Tengahnya ada kulkas. Total ada 4 orang yang mengoperasikan. Satu yang nyetir, satu yang nyiapin bahan dan dua orang yang masak.

Aksi masak dua orang ini bisa dilihat langsung. Mulai ngambil bumbu, ngon
gso, ngasih sayur..sampai sim salabim jadi Nasi Goreng. Memang sih, nggak terlalu dominan soalnya ketutup sama bokongnya mas-mas yang asik masak. Meski tersedia buku menu, tapi menu yang dijual CUMAN SATU.. iya…menunya Nasi Goreng Original..tok tilll. Nggak bisa milih-milih yang lain.

“Ya kita ingin menguatkan brand dulu, jadi cuman nasi goreng !” kata Mas Andre, ownernya. Yupp…karena tidak ada pilihan, ya saya bersama ke 29 pengantri. Ndak rewel pilih-pilih menu. Masaknya cepat, srang-sreng… minyaknya panas, harumnya kemana-mana.

Saya ndak sabar dan pengen nyalip antrian, tapi nggak wani…lha 5 antrian pertama, yang antri para bos hihihii…..
Akhirnya, tiba giliran saya. Aduh kayak dapat emas sak glangsing. Itu nasi goreng saya cium-cium dulu. Saya pandangi, tapi ndak bisa langsung saya makan. “Mbak..difoto sek, sabar tah !” kata Anton.



Ternyata, yang disebut nasi goreng original ini adalah nasi goreng Jowo. Ada kecambah, sawi, potongan daging ayam plus satu telor ceplok. Rasanya… hmm. Mungkin karena masih percobaan, nurut saya rasanya masih kurang sipp. Kurang asin, dan bumbunya kurang terasa. Satu masukan, buat Nagore mungkin telornya jangan sekedar telor ceplok.
Mungkin dimodif dikit, diberi campuran bumbu, potongan daun prei, khan sedep tuh. Trus,nasi gorengnya kalau ditambah taburan bawang goreng, acar dan cabe pasti lebih mantep.

Anyway.. Saya salut lho sama konsep Nagore, yaitu Eat and Go. Jadi tidak mangkal di satu tempat. Modelnya nomaden. Bisa mangkal dimana saja. Dan waktunya juga tidak tentu. Bisa di kampus, pertokoan, atau di kantor-kantor. Konsep ini kayaknya jitu juga untuk mengecoh Satpol PP…kalau mau digerebek..yo tinggal manchal kopling aee…...

Nagore
www.nagore.co.id (katanya segera di launching)
Foto : Anton

Thursday, June 11, 2009

Mandi Madu

Tempatnya asyik, buat kumpul. Ada iringan musik chill out, ditemani segelas minuman dan satu slice blueberry tart berlapis madu. Aihhh… serasa menjelma bak si beruang madu.



Penasaran Anda terhadap berbagai olahan cake dan masakan yang mengandung madu?

Datang saja ke Honey Dip Pastry and Dessert. Rasakan bagaimana rasa manis alami dari madu, tidak dengan lebah tentunya, tetapi dengan buah strawberry atau dengan sepotong roti. Apabila Anda pernah merasakan buah strawberry atau roti dengan mencoleknya ke dalam coklat, rasakan sensasi yang berbeda di lidah Anda saat mencoleknya dengan madu. Baik untuk kesehatan, baik pula untuk lidah Anda.



Saya sudah ngiler berat, lihat cake cantik dengan taburan strawberry di atasnya. Apalagi dipoles dengan gelatin yang membuat buahnya mengkilat dan menggiurkan. Ternyata tidak perlu lama-lama, karena saya beruntung bisa mencicipi dan tambah bolak-balik.

Kalau tiramisu saya nggak berani banyak-banyak, dua potong cukup. Aroma rhumnya kuat sekali.


Sepiring cookies, saya habisin berdua dengan sukses dengan teman saya si upi. Saking keasyikan makan, jatah Strawberry Cheese Cake milik Anton, juga saya sikat.


Oalaa..mbak, bagianku kok yo sampeyan entekno, toh. Mentolo men !” protes Anton.

Eh, ton. Maaf ya. Nanti aku ganti sama onde-onde unyil deh. Hehehehe….. !” *culas


Foto by: Honey Dip Pastry and Dessert!

Jl H.R Muhammad B-6 (Ruko Surya Inti Permata I). Telp (031) 7317591

Friday, June 05, 2009

Workaholic

Ini Gaya Saya Kalau Lagi Menunaikan Tugas :




Foto : Anton


Appetizer : Lumpia Goreng.

Maincourse : (Indonesian Food) Nasi Cobek Lauk Empal, Telor Asin, Ayam Kremes, Gurami Goreng, Kepiting Soka, Sambel plus Sayur Asem. ( Chinese Food) : Nasi Goreng Seafood, Mie Goreng.(Western Food) : Iga Bakar, Sate Kamasutra.


Minuman :

Es Cendol Naga Langit, Es Campur, dan Es Teh Jumbo 2 ( kalo ini khusus pesanan saya..hehehe).


Oh..iya, itu undangan makan sebulan yang lalu, dan baju biru saya itu sekarang sudah tidak muat. Huahhhhhh.....* Serasa menjadi Hulk.


Lokasi : Kahyangan Art Resto- Gwalk Citraland

Liburan ke Bali? Yuk, Kunjungi 7 Tempat Wisata Kuliner Terindah Ini

Bicara kuliner, masakan khas Bali menjadi salah satu yang paling digemari. Apalagi jika tempatnya diselimuti keindahan alam, tentu meng...