Sunday, August 24, 2008

Makanan Pembangkit Gairah

Promo menu berbahan daging kambing membuat saya jadi blingsatan tak terkira …

Jauh-jauh hari, saya sudah woro-woro,
“ Sodara-sodara, kalau mau ngundang saya ngincipin menu baru, mending diajuin bulan Agustus aja. Ntar kalau puasa, saya mlungsungi. Jadi nggak bisa kemana-mana !” demikian permohonan saya, kepada pemilik resto di Surabaya.


Akhirnya, berbagai undangan tumpuk blekk di meja saya. Dan promosinya semuaaa sama, yaitu
MENU KHAS TIMUR TENGAH.
Haduh..haduh saya, sama si fotografer ini sama-sama puyengnya.

Kalau saya, sedikit sadar diri dengan badan yang mak bendudung, memuai ke samping, ke depan dan ke belakang. Tapi, kalau si Anton, karena tiap hari sudah disuguhi makanan khas Arab, jadi rada blengerrr.


Saya pun dimanjakan dengan menu khas arabic, hidangan pembuka, ada chickpeas soup. Menggunakan kacang khas arab, sup ini sangat pas disantap diawal buka. Bumbu rempah di dalamnya mampu membuat tubuh terasa hangat ketika menyantapnya.

Masuk kehidangan utama, saya disuguhi nasi kebuli, sama sate embekk.. Untuk penutupnya, disuguhi Samosa, bentuknya mirip pastel tapi isinya cacahan daging kambing (lagi!), hari berikutnya, dilanjut makan kebab, nasi tomat, kambing oven, kambing bakar, dan semua menu berbau wedus.

Saya tahu kok, kalau daging kambing punya mitos yang menyangkut keperkasaan. Karena jenis makanan tertentu, memang punya rahasia aphrodisiac. Makanan yang berprotein tinggi, salah satunya daging kambing juga merangsang otak untuk menghasilkan Dopamine dan Norepinephrine.

Kedua zat ini merangsang otak untuk memproduksi Endorphins, yaitu zat yang membuat otak kita lepas dari segala ketegangan, sehingga membuat kita peka terhadap rangsangan dan mudah bergairah. Secara teori boleh-lah, tapi kenyataannya, efek sampingnya berbeda untuk setiap orang, seperti teman saya ini,

Ndol, kok beda sih efeknya. Aku kalau kebanyakan makan kambing kok jadi gampang ngantuk !” Hehehehe…. Embuh yo !


Soal meningkatkan keperkasaan, seorang teman yang suka masak, berbagi kisah menarik. Katanya, jika kaum lelaki ingin mempunyai kekuatan, dan kemampuan seks yang menakjubkan, plus dikagumi kaum Hawa, dia punya rahasianya :

Ndol, adalagi yang lebih Hot, dari daging embek !’
“Wah, apa tuh ?”
“ Cobain, deh makan PERKEDEL TORPEDO SAPI, atau OSENG-OSENG KECAP TANGKUR BUAYA ?”
“ WUAHHH....!!! *Adem Panas, Atas Bawah !

Friday, August 15, 2008

Racikan Maut Sang Jago Makan

Eh ..ternyata Saya Menang dalam Mixology Competition.

Acara journalist Competition, digelar setiap tahun menyambut HUT RI, oleh Surabaya Plaza Hotel (SPH), merupakan ajang yang selalu dinanti oleh para jurnalis. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk tahun ini
digelar "Journalist Gathering berupa Mixology Competition"

saya nggak punya persiapan apa-apa. Arti Mixology aja, saya baru tahu, pas ketemu si Upi. “Itu lo, Nda. Nyampur-nyampur minuman !” jelasnya. Detailnya, saya malah baru tahu pas menjelang acara. “ Mixology, adalah meracik minuman berbahan dasar jus atau mocktail,” jelas Feby –Business Communications SPH.

Sebenarnya, sudah TIGA KALI ikut lomba cooking competition dan EMPAT KALI KALAH. lho..!

Tahun 2006, lomba Masak Nasi Goreng, saya kalah. Soalnya, saya nggak berani main bumbu. Jadi rasanya nanggung banget. Tahun 2007, Lomba Masak Mie, saya kalah telak. Padahal ini makanan kesukaan saya. Mie saya garing. Jurinya langsung melepeh ketiba nyobain. Asin banget katanya. Tahun 2008, lomba Tahu Genjrot, saya berpatner dengan Anton.

Aksi saya cukup huebattt, di tahu genjrot. Pas ngulek bumbu, geol-an saya bikin heboh, garnishnya apalage, tuh bumbu kacang saya masukkan ke dalam tomat yang sudah saya buang isinya.
Penampilan sih OK, tapi kebersihan juga dinilai. Nah, kedodoran saya ya di sini, soalnya pas masukin bumbunya ke dalam tomat, saya pake tangan. Eh.. jurinya kayaknya tau
pas saya jorok itu…hihihihi.

Terus terang, setiap kali turun lomba, banyak yang jagoin saya. Suporter saya buanyak. Yel.. yel selalu diserukan begitu saya turun lomba. “Manda…Manda !! Lemu …Lemu !!” saya sebenarnya nggak ngerti juga, mereka tulus mendukung apa malah meledek ya, sebenernya ?

Dan tahun ini adalah lomba meracik minuman. Pertama, saya bingung mau bikin apa. Untuk alat perangnya ada, blender Miyako dan Shaker. Bahan utama, baru dibuka menjelang lomba. Dan taraaaaaaa….ternyata bahan utama yang saya dapat adalah MELON.

Langkah pertama adalah, tarik nafas dan mengambil posisi ala senam Kegel. "Kempit…tahan, kempit..tahan" Tahap berikutnya, memblender melon dengan es batu dan susu. Lalu, gelas diisi dengan sirup melon.

Shaker (alat yang biasa dilempar-lempar bartender), saya isi soda dan es batu. Dengan keyakinan penuh, saya kocok-kocok. Dan bladalah….setelah tutup shakernya saya buka, lha kok isinya muncrat kemana-mana. Suporter yang ada di meja depan pun kesiram air soda. Hihiihi….

Setelah racikan siap, saya beri nama : Beautiful Melon Squash ! * Sstt..saya sebenarnya bingung, bahasa Inggrisnya Melon apa ya? Mosok watermelon ? Bukannya itu semangka ? Yo wis daripada bingung saya tetap sebut melon.

Sebenarnya saya nggak ada feeling menang. Soalnya, tidak menguasai.Tapi saya nggak nyangka, ternyata SAYA JUARA PERTAMA !!! WOIIII….. SAYA JUARA PERTAMA !!*sambil goyang gergaji kayak Dewi Persik. Aha..aha… Eh, juara keduanya teman saya VIVI, Jurnalis kuliner Tabloid LeZat.


Terima kasih buat Surabaya Plaza Hotel. Mas Sholeh, Mbak Feby, dan Pak Yusak Anshori. Terlebih atas hadiah yang sangat luar biasa dari ;
MOBILE 8, EXCELSO, MIYAKO dan SURABAYA PLAZA HOTEL .*Goyang kayak Dewi Persik lagi ah….




Lactogrow Happy Wonderland ; Taman Bermain Impian

Happy bangets, pas ada undangan …. “Ajak anaknya ya….”  Wah, sudah kebayang wajah Si Mala, yang pasti sumringah. Undangan ini da...