Skip to main content

Sate Kalap


Saya lagi ketiban undangan untuk menikmati 63 macam sate di JW Marriott.

Wah, penasaran pastinya. Tapi, sayangnya fotografer saya, si Anton, lagi sakit. Waduh, ini berarti saya harus moto sendiri. Yang jelas saya nggak pede, maklum kamera pocket saya meski digital tapi keluaran lawas.

Si Zainal, temen dari detiksurabaya.com, sudah lirak-lirik ke arah tangan saya yang umek sama kamera.
“Oalaaaa..mbak, kamera jaman opo iki ?” kata si Zainal

Wahhhhh….asli pengen nyambit Zainal sama gelas. Tapi, pertanyaannya serius, wajahnya juga nggak ada ekspresi menghina. Dengan bijak saya menjawab,

Eh, jangan menghina ya… dijamannya, ini kamera paling canggih lho !”
Setelah saya jawab, si Zainal ini langsung buru-buru menyerahkan kamera itu ke saya.
“Ini mbak, aku takut kena kutukan !” katanya sambil ngibrit, takut saya sumpahin.


Karena nggak Pede melihat peralatan foto mereka yang canggih, akhirnya saya dengan sabar menunggu mereka selesai jeprat-jepret. Giliran saya maju, sudah diprotes. “Ndol, jauh-jauh sana. Nggak pantes jadi tukang foto. Lah badanmu nutupi kabeh… opo sing isok difoto !” . Huh..asli muangkell polll.

Akhirnya, saya membawa piring berisi 10 macam sate itu ke pojok. Ternyata, gerak-gerik saya diperhatikan oleh si Djoko, fotografer usil dari Surabaya Pagi.

“Rekkk….satenya mau dihabisin sama Mendollll !”
Haduh, asem ! Semua pada memandang saya dengan tatapan curiga.
“Sumpah…nggak, aku cuman mau moto kok, mau nyari tempat yang terang !” kata saya.

Belum selesai menjawab, Mamad si Somad yang bapaknya jualan Tomat malah nyeletuk, “awas ya…sampai kurang satenya, kalau habis moto !” ancem Mamad.

Huh…pengen rasanya jhitak si Mamad, fotografer dari Harian Surya ini. Lha, badannya ceking, rambutnya keriting, kok berani-berani ngancem KEBO kayak saya ini .
“Eh, Mad. Awas yooo…tak rebonding ntar rambutmu. Kapok koen !” Eh, ancaman saya ini malah berbuah cekikikan ….


Sesi foto taking ini, lumayan lama. Maklum yang difoto ada 63 jenis sate. Temen fotografer, masih rebutan ambil angle yang bagus.
Saya i
lfill, akhirnya duduk mojok sambil ditemani es ice cream, sepiring gado-gado, dan piring kecil berisi opera cake, cream cheese, dan stick keju.
“Ndol…ojo nesu tah. Mosok gara-gara digoda gitu, trus muthung, nggak moto !” kata Ki Djoko Gendeng.

Sebenernya saya sudah nggak mau memperdulikan mereka, tapi tangan, sama kuncir rambut saya ditarik-tarik. Nggak betah akhirnya saya teriak.

“Hoii…denger ya, aku nggak nesuuuuuu. Tapi kalian menghilangkan nafsu makanku….!


Saking emosinya setelah itu, saya pun menghabiskan 5 tusuk sate lilit, 5 tusuk sate ayam Ponorogo, 4 tusuk sate kerang, 3 tusuk sate puyuh, 2 tusuk sate usus dan 3 tusuk sate daging kelapa. Plus dua porsi nasi putih hangat. Hikss… bener-bener kalap.

Teman-teman, maaf jika jarang berkunjung, sedang kontemplasi.

Comments

  1. mbak-mbak

    nggarai ngiler iki!!,.,...

    ReplyDelete
  2. eh lain kali kalo ada makanan sebanyak gini, dan anton sakit pisan, aku bersedia bantu2 moto lho xixixixixx :D

    ReplyDelete
  3. waahh... menakutkan kl lg kalap, mbak :D

    ReplyDelete
  4. benar2 kehilangan nafsu makan yah? :D

    ReplyDelete
  5. waaahhhh jadi pengen makan sateeee! di sini satenya rasanya aneh, ada wangi2nya gitu.

    ReplyDelete
  6. Keren .. liat para fotografer motretin primadona, ...*Sate he he!

    Tetap semangat ya Ndol (~_ö)

    ReplyDelete
  7. Mbak La, apa kabar???

    Kalau sedang marah, mbak La sekalap itukah? :D

    Mbak La, ditanyain mama ku di rumah, ada salam utk mbak La...

    ReplyDelete
  8. lha mbak, kamu baru nyobain 6 macam sate aja, kurang 57 tuh... kan katanya 63 macam sate, gak afdol tuh... :D

    ReplyDelete
  9. Sate Ponorogo kan yg paling enak Mba?? Xixixixi

    ReplyDelete
  10. lho jare tas lara yo mbak?
    :D

    ReplyDelete
  11. Waduh, selamat datang kegendutan hohoho...

    ReplyDelete
  12. busyeeeth! kalo emosi makan ya? bukannya marah?
    wakakaa...

    makin mantap, makin nendang tulisannya. Btw numpang pasang info lagi ya manda;

    OOT:
    Bagaimanakah peran blogger dalam mengisi kemerdekaan RI??

    ikuti kontes #4 di blog saya. Siapapun boleh ikutan, gratisss…

    ReplyDelete
  13. nyobainnya banyak ya mbak? hihihihi

    ReplyDelete
  14. @slamet
    wis warassssssss...nafsu makan membaik. hehehe

    @upyl
    sate ponorogo emank paling enak. Tapi wuenak lagi kalau makan di kampung sate di Ponorogo. Punya Pak tukri...weitss ngecessss

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Rejekine Wong Lemu

Memory Gubeng Pojok

Kisah Cinta Sharukhan dan Spring Bed


Tempat makan lawas, dengan harga ramah di kantong ini salah satunya, Gubeng Pojok. Saya punya memori indah dengan depot satu ini. Ya masa-masa jaman pacaran sama my sharukhan, masa-masa habis nonton bioskop di Mitra, dah gitu kelaparan nyari makan. Ke sini tempatnya. Alasannya, murah bangets, masuklah buat my sharukhan yang pacarnya sekali makan bisa 2-3 piring…hihihi

Seporsinya dulu cuman Rp 8 ribu-an, ngga beratlah kalau saya nambah 2 kali, masih masuk akal. Hihihi..
Tidak ada yang berubah di gubeng pojok, kursi meja suasananya tetep. Yang berubah harganya. Sekarang sudah Rp 11.000,- tapi masih murah seh nurut saya. 


Dari dulu sampai sekarang my sharukhan seleranya tetep. Krengsengan, sama jeruk anget. Wis!. Kalau saya juga tetep, kare ayam, nasi goreng, rawon. Maksutnya habis makan rawon, nambah nasi goreng, kadang kare ayam. Ya maksutnya pancetnya nambah 2 sampai 3 piring getoooo.


Pilihan kita duduk di pojokan, sambil mengenang masa pacaran…cieee c…

Makan Enak, Nyantai di Hotel Berbintang dengan Pemandangan Indah Luar Biasa

Yuks, bro and sis.. tandai kalender kalian, buat bisa berlibur ke sini. Pesan online bayar mudah Pake Traveloka aja, pesan tiket pesawat, booking hotel, perjalanan, traveling. ... Ngga pake mumet, cukup satu ketukan, pembayaran beres….duh, senangnya.

 Bali yang indah seakan tak ada satukata yang bisa melukiskan keindahannya. Bali yang memesona membuat wisatawan selalu datang kembali untuk menikmati pesonanya. Bali yang menawan membuat siapapun akan datang dan membuktikan sendiri cantik dan mengagumkannya sebuah pulau kecil di timur Indonesia ini.
Salah satu keindahan alam yang menjadi magnet wisatawan adalah Pantai Nusa Dua yang berada di ujung selatan Pulau Dewata ini. Pantai ini dikenal dengan pantai terbersih dan cukup nyaman karena tidak secrowded Pantai Kuta. Juga tidak seeksklusif Pantai Seminyak yang memiliki berbagai macam resor dengan harga fantastis.
Di Pantai Nusa Dua ini kamu bisa memilih Grand Nikkosebagai penginapan di Bali. Lokasinya berada di Jl. Nusa Dua Selatan, Benoa, …